metropolis

PDAM Tirta Anoa Rugi hingga 80 Persen

Kamis, 7 Mei 2020 | 06:25 WIB
Damin     KENDARI - Imbas virus corona, rupanya berdampak pula pada pendapatan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kendari. Perusahaan milik Pemerintah Kota Kendari itu mengalami penurunan pendapatan drastis hingga 80 persen. "Kondisi ini sudah terjadi sejak dua bulan terakhir. Jika pademik belum berakhir, saya prediksi akan terjadi penurunan pendapatan kembali hingga empat bulan ke depan," kata Direktur PDAM Tirta Anoa, Damin, saat ditemui rakyatsultra.com di kantornya. Rabu (6/5/2020). Lanjut dia, jika sampai berkepanjangan, akibatnya akan signifikan pada pendapatan dan operasional PDAM Tirta Anoa "Hotel-hotel sepi sehingga tidak ada yang menggunakan air, toko dan restoran, serta mal pun ikut terdampak karena mengalami penurunan produksi,” tuturnya Damin menuturkan kerugian PDAM Tirta Anoa makin diperparah dikarenakan rusaknya pipa transmisi air baku DCIP 600 mm di Desa Totombe, Sampara, Kabupaten Konawe sejak Sabtu (2/5/2020), akibat tanah longsor. Dampaknya, air dari pipa PDAM terhambat memgalir kepada pelanggan di enam kecamatan di Kota Kendari. Keenam kecamatan itu yakni Kecamatan Mandonga, Kecamatan Puuwatu, Kecamatan Kendari Barat, Kecamatan Kendari, Kecamatan Kadia dan Kecamatan Wuawua . Total pelanggan rumah yang terdampak sebanyak 14.000. Dari terhambatnya air tersebut, PDAM Tirta Anna menerima kerugian cukup besar. Walau demikian, Damin mengatakan lebih mengkhawatirkan dampak terhadap masyarakat dari pada kerugian finansial. (p2/b/aji)

Tags

Terkini