metropolis

Kandai Menuju Destinasi Wisata Baru Kota Kendari

Rabu, 6 Mei 2020 | 07:29 WIB
Percobaan rekayasa lalu lintas di jembatan teluk Kendari.   KENDARI - Jembatan Teluk Kendari yang menghubungkan Kandai, Kecamatan Kendari dan Abeli, Kecamatan Abeli diprediksi menjadi destinasi wisata baru Kota Kendari. Nuansa eksotik pegunungan nan hijau ditambah laut membiru akan menjadi tempat faforit para pelancong. Wisatawan nanti tidak hanya berswafoto, tetapi dapat melihat pemandangan teluk yang indah, karena jembatan ini dikelilingi panorama alam yang eksotik. "Karena ini ikon baru bagi masyarakat. tidak hanya masyarakat Kota Kendari dan Sulawesi Tenggara , bahkan masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Kendari, pasti ini akan menjadi objek wisata baru. Apalagi posisinya benar benar di tengah kota, " sebut Wali Kota Kendari, Sulkarnain. Sulkarnain menyampaikan ini saat menggelar simulasi pelaksanaan rekayasa lalu lintas di Kota Lama (Kandai) terkait pembangunan Jembatan Teluk Kendari bersama Dirjen Bina Marga Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XXI Kendari, Kementerian PUPR dan Dinas Perhubungan Kota Kendari, Senin (4/5/2020). Sulkarnain bilang, melalui Dinas Pariwisata, Pemkot Kendari akan menjadikan Jembatan Teluk Kendari menjadi salah satu tempat destinasi dan kunjungan di Kota Kendari. "Sekarang era sosial media, nanti diatur dimana titik paling ikonik untuk kemudian nanti masyarakat bisa menikmati pemandangan teluk Kendari. Semoga dengan adanya Jembatan Teluk Kendari akan memberikan manfaat , baik itu dari sisi transportasi, ekonomi dan efisiensi waktu," harapnya. Dari pantauan rakyatsultra.com di sisi utara teluk Kendari, tepatnya di Kecamatan Kendari, nuansa menghijau terhampar luas dan sangat memanjakan mata. Dibawah jembatan banyak ruang lapang yang bisa dimanfaatkan sebagai ruang publik yang dilengkapi dengan sport space, art space, hingga movie screen. Sekedar diketahui , Jembatan Teluk Kendari sepanjang 1,3 kilometer, dikerjakan oleh konsorsium kontraktor PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Nindya Karya, dengan total anggaran mencapai Rp729 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Jembatan dikerjakan secara bertahap hingga tahun 2020 ini. Jembatan Teluk Kendari merupakan impian mantan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam, agar Ada ikon baru dan melintasi Teluk Kendari. Pembangunana mulai dilakukan sejak era pemerintahan Ir Asrun sebagai Wali Kota Kendari. (p2/b/aji)

Tags

Terkini