Wali Kota Kendari, Sulkarnain melakukan simulasi pelaksanaan rekayasa lalu lintas di Kota Lama Kendari, terkait pembangunan jembatan Teluk Kendari. Foto: IST
KENDARI - Wali Kota Kendari Sulkarnain mengucapkan terima kasih kepada para pendahulunya, terutama kepada Nur Alam, mantan Gubernur Sultra dan eks Wali Kota Kendari, Ir Asrun, yang telah menginisiasi pembangunan Jembatan Teluk Kendari, hingga bisa dimanfaatkan saat masa periode dia menjabat Wali Kota Kendari.
Hal itu di sampaikan Sulkarnain pada saat menggelar simulasi pelaksanaan rekayasa lalu lintas di Kota Lama terkait pembangunan jembatan Teluk Kota Kendari bersama Dirjen Bina Marga Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XXI Kendari, Kementerian PUPR dan Dinas Perhubungan Kota Kendari Senin (4/5/2020).
"Saya kira, kita patut berterima kasih kepada pendahulu kita, baik itu di pemerintahan maupun tokoh-tokoh sehingga hadirnya gagasan untuk membangun jembatan Teluk Kendari, " ucap Sulkarnain
Dia mengatakan, tidak mudah membangun jembatan hanya dengan waktu lima tahun dengan teknik konstruksi yang tidak sederhana dan juga menelan biaya yang tidak sedikit. "Saya kira dengan rampungnya jembatan Teluk Kendari ini, akan menambah ikon baru, landmark baru bagi masyarakat Kota Kendari dan menambah kuat brand teluk Kendari," katanya.
Dia bilang, tidak semua daerah memiliki ikon seperti ini. Artinya dengan adanya jembatan ini, Teluk Kendari akan semakin tertata, dan nilai terhadap masyarakat akan sangat-sangat mengangkat teluk Kendari.
Dia berharap, semoga jembatan teluk Kendari segera rampung, termasuk dengan pembebasan lahan. "Mari sama-sama kita mendukung program pemerintah, karena hadirnya fasilitas ini akan menambah daerah kita" pungkasnya.
Sekedar diketahui , Jembatan Teluk Kendari, yang akan menghubungkan Kecamatan Kendari (utara teluk) dan Kecamatan Abeli (selatan teluk) dengan panjang sekitar 1,3 kilometer, dikerjakan oleh konsorsium kontraktor PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Nindya Karya.
Dengan total anggaran mencapai Rp729 miliar bersumber dari Anggaran Pengeluaran Belanja Negara (APBN) dan dikerjakan secara bertahap selama tiga tahun hingga tahun 2020.
Jembatan Teluk Kendari merupakan impian mantan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam untuk membangun jembatan melintasi Teluk Kendari. Jembatan mulai dibangun di era pemerintahan Ir Asrun sebagai Wali Kota Kendari. (p2/b/aji)