metropolis

LPDB Bakal Gelontorkan Rp150 Miliar

Kamis, 24 Maret 2016 | 12:20 WIB
Gubernur Sultra, Nur Alam dan Direktur Utama LPDB, Dr Ir kemas Daniel MM, saat Monitoring Lembaga Keuangan Bank (LKB) dan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) Sultra, Rabu (23/3).

-
Gubernur Sultra, Nur Alam dan Direktur Utama LPDB, Dr Ir kemas Daniel MM, saat Monitoring Lembaga Keuangan Bank (LKB) dan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) Sultra, Rabu (23/3).

KENDARI - Banyaknya pengusaha kecil di Sultra, menggerakkan salah satu lembaga perbankan, Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) untuk jemput bola. Perbarindo, akan mengusulkan dana bergulir sekitar Rp150 miliar untuk digunakan tahun 2016.

Diketahui, tahun ini, sekitar Rp150 miliar dana bergulir, bakal digelontorkan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Indonesia. Dana sebanyak ini, akan menyentuh sejumlah pengusaha kecil yang tersebar di Sultra.

Gubernur Sultra, Nur Alam mengatakan, Sultra menjadi ladang pengusaha kecil sehingga harus diberdayakan. Posisi Sultra sebagai masyarakat agraris, menyebabkan potensi usaha mikro tumbuh demikian subur. Namun, sejauh ini mereka kurang baik dalam memanajemen.

"Sehingga, dengan pola dana bergulir, semua masyarakat melalui UMKM dan Perbankan bisa kebagian dan bisa sama-sama belajar," kata Nur Alam, Rabu (23/3).

Sementara itu, Direktur Utama LPDB K-UMKM Indonesia, DR Ir Kemas Daniel MM, menyatakan pihaknya akan mencoba mengalokasikan dana Rp100-150 miliar untuk Sultra. Sebab, pertumbuhan ekonomi Sultra selama ini bagus.

"Sebelumnya, Sultra hanya dialokasikan sebesar Rp 60 miliar," kata Kemas Daniel.

Dikatakannya, alokasi dana sebanyak ini, adalah percobaan. Sebab selama ini, wilayah Jawa dan Bali adalah yang terbesar mendapatkan dana. Namun, jika Sultra bisa menyerap dana bergulir ini dengan maksimal, maka pihaknya akan melakukan penambahan pada tahun 2017.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Sultra, Ahmat SE MM, menyatakan pihaknya berupaya menjemput bola. Penyerapan dana berguir tahun 2015, sekitar Rp12 miliar.

"Tahun 2015, kami diberi kepercayaan untuk menyalurkan dana bergulir sebanyak Rp14 miliar. Alhamdulillah, tingkat pengembalian dana nasabah selama ini, cukup bagus karena memang mereka nasabah pilihan yang siap berkomitmen," kata Ahmat.

Menurut Ahmat, banyak sedikitnya dana bergulir, ditentukan oleh tingkat kesehatan bank. Makin tinggi tingkat kesehatan dan makin baik aset, maka makin bagus tingkat kepercayaan LPDB.

"Yang jelasnya, sasaran kami, memberdayakan pengusaha kecil. Karena semakin besar serapan dana bergulir, maka masyarakat makin besar peluang berusaha dan makin sejahtera mereka," tutupnya. (rs)

Tags

Terkini