metropolis

Orientasi Gelombang 12 Dibuka, P3K Sultra Dibekali Empat Materi Strategis Berikut ini

Senin, 26 Mei 2025 | 14:15 WIB
Kepala BKD Sultra Andi Khaeruni didampingi Kepala BPSDM Sultra saat menyematkan id card kepada peserta orientasi.
 
Kendari, Rakyatsultra.id - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulawesi Tenggara (Sultra) Syahruddin Nurdin membuka orientasi pengenalan nilai dan etikapada intansi pemerintah Pegawao Pemerintah dengan Perjanjian kerja (P3K) gelombang 12, angkatan 54-59 lingkup Pemprov Sultra, Senin (26/5/2025) disalah satu hotel Kendari.
 
Orientasi gelombang 12 tersebut berjumlah 300 orang dan akan mengikuti pembekalan selama empat hari.
 
Dalam arahannya, Syahruddin mengatakan Orientasi yang akan dilaksanakan selama beberapa hari ke depan ini bukanlah sekadar acara seremonial, melainkan sebuah fondasi penting dalam membangun karakter ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. 
 
P3K Lingkup Pemprov Sultra menurutnya memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara nomor 15 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi PPPK.
 
Sebagaimana diketahui, Pemerintah pusat telah mencanangkan core values ASN "Berakhlak" yang merupakan akronim dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
 
"Nilai-nilai ini bukan hanya sekadar slogan, tetapi harus diinternalisasikan dan diimplementasikan dalam setiap aspek pekerjaan kita sehari- hari, " katanya. 
 
Maka, melalui orientasi ini, kata mantan Kadis Pariwisata Sultra itu para P3K akan dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai :
 
1. Pengenalan manajemen kinerja organisasi yang mana P3K akan diperkenalkan dengan konsep dasar manajemen kinerja, indikator kinerja utama (iku), target kinerja, serta sistem evaluasi kinerja yang berlaku di pemprov sultra,
 
2.Pengenalan susunan organisasi, dengan tujuan gar dapat bekerja secara efektif dan efisien, P3K perlu memahami struktur organisasi dan tata kerja yang berlaku di pemprov sultra dan tata kerja,
 
3.Pengenalan jabatan dan penerapan fungsi, untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai deskripsi pekerjaan (job description), kompetensi yang dibutuhkan, serta target kinerja yang harus dicapai oleh P3K di jabatannya masing-masing
 
4.Penerapan fungsi dan tugas ASN di tempat kerja untuk membekali P3K dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menerapkan fungsi dan tugas asn di tempat kerja.
 
Selain itu, ada beberapa materi lainnya terkait kebijakan pengembangan sumber daya manusia dan muatan teknis substansi lembaga di Pemprov Sultra. 
 
Dirinya berharap semua peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara.

Tags

Terkini