KENDARI, Rakyatsultra.id - Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) IAIN Kendari menggelar Sekolah Kebangsaan Tular Nalar bekerja sama dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) di Aula Perpustakaan IAIN Kendari, Selasa (6/8/2024). Kegiatan yang menggunakan tag #GenZBisaMilih dan #FasihDemokrasi ini merupakan yang kedua kalinya setelah tahun lalu Prodi IAT sukses menggelar kegiatan yang sama.
“Kami berterima kasih kepada Tular Nalar yang telah memberikan kesempatan untuk Kembali menggelar Sekolah Kebangsaan, tentu kepercayaan ini kami manfaatkan untuk mengawal para GenZ khususnya mahasiswa kami untuk menjadi pemilih cerdas yang berkontribusi aktif dalam mengawal demokrasi” ungkap PIC, Akbar Haseng yang juga merupakan dosen IAT.
Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Dr. Muh. Shaleh, M.Pd., yang hadir bersama Wakil Dekan I dan II menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Kaprodi IAT dan pelaksana serta memberikan arahan agar menjaga komitmen dalam berkontribusi kepada mahasiswa dan bangsa secara umum khususnya dalam konteks berdemokrasi.
“Kita akan menghadapi Pilkada serentak, sehingga mahasiswa kita harus didampingi agar menggunakan haknya sebagai warga negara dengan bijak, pesan Dekan. “Kita juga harus menjaga nama baik dan merawat kerjasama dengan Tular Nalar dengan menyukseskan kegiatan yang dipercayakan,” tambahnya.
Para peserta merasa bangga dan bahagia, tidak hanya karena mengisi liburan semester dengan kegiatan positif, tetapi juga karena mendapatkan wawasan baru tentang Penginderaan Hoax di masa menjelang Pilkada serentak yang didesain dengan model pelatihan yang menyenangkan.
“Kami sangat menikmati Sekolah Kebangsaan ini, kami belajar dan bersenang-senang, saya memahami banyak hal dengan 4 segmen materi, yaitu Pemilu, Demokrasi, Mengindera Hoax, dan Sanksinya” tutur Fadhilah, salah seorang peserta. “Tidak hanya materi yang kami dapatkan, tetapi juga merchandise menarik dan hadiah-hadiah keren, ada tas, buku, bahkan pulsa” tambah Syawal.
Peserta lain bahkan merasa sangat siap menghadapi Pilkada serentak mendatang karena telah memiliki modal besar dalam menerima dan menyeleksi informasi kepemiluan yang tersebar di berbagai media.
Sekolah Kebangsaan yang melibatkan 100 peserta ini sukses dilaksanakan karena dukungan 10 fasilitator dan 5 pelaksana dengan menggandeng HMJ Prodi dan Ikatan Alumni IAT. Pelaksana dan peserta sangat berharap Tular Nalar masih berkenan melibatkan mereka dalam kegiatan-kegiatan menarik selanjutnya.