Kendari, rakyatsultra.id - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara Irjen Didik Widjanarko resmi melepas keberangkatan ratusan peserta program "Mudik Gratis Presisi" dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri. Prosesi pelepasan ini berlangsung khidmat di Lapangan Apel Mapolda Sultra pada Selasa (17/03).
Pelepasan secara simbolis dilakukan oleh Ketua DPRD Sultra yang didampingi oleh jajaran Forkopimda Sultra serta pejabat utama Polda Sultra. Program ini merupakan bentuk kepedulian Polri untuk membantu masyarakat mendapatkan akses transportasi yang aman dan nyaman menuju kampung halaman.
Sebanyak 135 orang terdaftar sebagai peserta dalam pemberangkatan kali ini menuju ke Muna, Muna Barat dan Buton Tengah. Para pemudik terdiri dari berbagai kalangan, mahasiswa yang menempuh pendidikan di Kota Kendari dan masyarakat umum yang ingin merayakan lebaran bersama keluarga.
Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala dalam sambutannya mengapresiasi langkah Polda Sultra yang telah memfasilitasi kebutuhan transportasi warga di tengah lonjakan harga tiket dan kepadatan arus mudik. Sinergi antara legislatif dan aparat penegak hukum (Forkopimda) diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas bagi pengguna kendaraan roda dua.
"Langkah ini sangat membantu masyarakat kita, terutama para mahasiswa, agar bisa pulang dengan selamat dan tanpa beban biaya transportasi yang besar," ujar Ketua DPRD Sultra di sela-sela pelepasan.
Kapolda Sultra Irjen Didik Widjanarko mengatakan pelepasan mudik tanpa biaya bersama Polda Sultra menjadi bagian dari hadirnya institusi negara untuk masyarakat jelang hari raya Idulfitri 1447 H.
"Mudik gratis ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Anoa tahun 2026. Dimana Polda hadir untuk masyarakat yang akan pulang ke kampung halamannya dengan aman dan nyaman," katanya.
Menariknya, para pemudik akan diantar kembali ketika libur lebaran idulfitri telah selesai. Dimana para pemudik menggunakan tiga armada dari Brimob Polda Sultra dan satu unit berasal dari Lanud. Masing-masing armada dilengkapi sopir dan satu pendmping yang juga merupakan personel Polda Sultra.
Bahkan, para pemudik juga telah diberikan takjil untuk berbuka puasa jika masih dalam Perjalanan.
Diketahui, seluruh armada bus yang digunakan telah melalui pengecekan kelaikan kendaraan (ramp check) guna memastikan keamanan selama perjalanan. Selain itu, setiap rangkaian kendaraan mudik juga mendapatkan pengawalan dari Satuan PJR Ditlantas Polda Sultra untuk memastikan kelancaran lalu lintas hingga sampai di titik tujuan.