-
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir saat menerima cenderamata kepada perwakilan penerbit buku Intan Pariwara, Bambang Suryanto. (Ist)
KENDARI - Manager Penerbit Intan Pariwara Kendari, Bambang Suryanto menyatakan siap menjawab tantangan dari Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir untuk menghadirkan buku ajar berbasis digital bagi peserta didik di era 4.0.
Hal tersebut diungkapkannya usai mengikuti undangan Coffe Morning Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari bertajuk "Membangun Profil Pelajar Pancasila untuk Mewujudkan Kota Kendari sebagai Kora Layak Huni Berbasis Ekologi, Informasi dan Teknologi", baru-baru ini.
"Pada prinsipnya apa yang dikatakan pak wali tentang dunia pendidikan kedepan, memang mau tidak mau penerbit itu harus bertransformasi karena apa yang disampaikan pak wali kota bahwa sanya kedepan itu sudah berbasis digital. Kemarin-kemarin mungkin kontennya buku fisik ya, nanti kedepan setiap penerbit itu harus bertransformasi. Nah saya dari Intan Pariwara mulai dari tahun ini kita sudah siap menjawab tantangannya pak wali kota untuk bertransformasi di dunia pendidikan," ungkap Bambang optimis.
Bahkan untuk mewujudkannya, pihaknya mulai membangun kerjasama dengan platform Jelajah Ilmu. Kata Bambang, platform Jelajah Ilmu merupakan platform yang sudah dipakai oleh negara Singapura, termasuk 20 negara lainnya.
"Sudah ada 20 negara menggunakan platform ini. Jadi platform Jelajah Ilmu ini bahasa Indonesia nya. Kedepan ya buku-buku kami, disamping kita siapkan dalam bentuk fisik jadi nanti akan tersambung di platform Jelajah Ilmu," bebernya kepada media.
Artinya, kedepan, lanjut dia, buku buku fisik yang biasa diterbitkan sudah berbentuk digital sehingga konsep pembelajarannya nanti bisa diakses melalui hp android.
"Bisa juga lewat laptop, intinya memudahkan siswa atau guru dalam hal belajar. Jadi nantinya kedepan ya konten-konten yang ada di Jelajah Ilmu tersambung dan akan menjawab tantangannya pak Wali Kota, ada konten-konten kreatif," cetusnya lagi.
"Memang sih kita harus banyak berbenah lagi, karena ini menjadi tanggung jawab dan tantangan pak wali kota. Pak wali kota butuh lima tahun, kalau kami tahun ini sudah siap. Teknis kita pertama nanti, pertama untuk platform Jelajah Ilmu itu nantinya setiap guru dan siswa akan diberikan akun untuk bisa masuk di platform digital tersebut. Pada prinsipnya seluruh konten, buku-buku kami dalam bentuk fisik akan kami masukkan dalam konten buku digital. Ibaratnya buku-buku digital itu memudahkan, tinggal buka aplikasi ketik judul apa langsung muncul seperti itu," pungkas Bambang. (red)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Editor: Herdy
Terkini
Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:01 WIB
Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:18 WIB
Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB
Jumat, 21 Agustus 2026 | 22:41 WIB
Jumat, 21 Agustus 2026 | 22:34 WIB
Jumat, 21 Agustus 2026 | 14:23 WIB
Senin, 17 Agustus 2026 | 22:30 WIB
Senin, 17 Agustus 2026 | 22:26 WIB
Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB
Senin, 17 Agustus 2026 | 22:02 WIB
Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:36 WIB
Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:52 WIB
Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:22 WIB
Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:10 WIB
Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:05 WIB
Senin, 10 Agustus 2026 | 18:52 WIB
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:30 WIB
Senin, 10 Agustus 2026 | 08:05 WIB
Jumat, 7 Agustus 2026 | 14:54 WIB
Jumat, 7 Agustus 2026 | 10:13 WIB