Jumat, 28 Agustus 2026

Warga Poasia Diedukasi Cara Pengelolaan Sampah yang Baik

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Sabtu, 10 April 2021 | 09:45 WIB
  Pemkot Kendari bersama Jars Fondation saat menyosialisasi pengelolaan sampah yang baik di Kecamatan Poasia. Foto: Herdi/Rakyat Sultra.     KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari gencar mengatasi masalah sampah di kota lulo, mengandeng Jars Fondation, warga Kecamatan Poasia mendapatkan edukasi pengelolaan sampah yang baik, baru-baru ini. Diketahui, program pengelolaan sampah berbasis masyarakat ini, menargetkan semua kecamatan di Kota Kendari. Tercatat ada 11 kecamatan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) itu. Kepada media, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, Nismawati mengungkapkan bahwa sampah merupakan persoalan yang perlu menjadi perhatian semua pihak. Tanpa perhatian dan kesadaran semua pihak, lanjut Nismawati, persoalan sampah ini tidak akan bisa terselesaikan.
  • “Ini menjadi perhatian kita semua, bukan hanya pemerintah saja. sebab untuk menciptakan lingkungan yang bersih perlu adanya perhatian semua pihak. Kalau hanya pemerintah saja yang perhatian sedang masyarakatnya tidak, tentu untuk mencapai lingkungan yang bersih dan sehat tidak akan bisa tercapai,” tegas mantan Kadis Pangan Kota Kendari ini.
Sementara itu, Divisi Program Jars Foundation, Titik, mengatakan, pihaknya tidak hanya melakukan sosialisasi tetapi akan turun langsung mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah secara baik. “Tidak berhenti sampai pada tahap sosialisasi saja. Setelah itu kita akan melakukan edukasi secara langsung kemasyarakat dibantu Camat dan Lurah terkait bagaimana cara pengelolaan sampah organik dan anorganik ini,” terangnya. Titik membeberkan, ada tiga kegiatan yang akan dilaksanakan Jars Foundation terkait program berbasis masyarakat. "Yakni sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan monitoring evaluasi," cetusnya. Di tempat sama, Camat Poasia Yahya mengatakan, program tersebut merupakan arahan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, untuk mewujudkan Kota Layak Huni (KLH) di Kota Kendari. “Saya sangat bersyukur dengan adanya program ini, semoga dengan pendampingan yang telah dilakukan Jars Foundation bisa membangkitkan kesadaran serta semangat masyarakat untuk bersama menjaga kebersihan serta mengelola sampah ini dengan baik dan bijak,” harap Yahya. Tidak hanya Jars Foundation, kegiatan ini juga dihadiri Komunitas LINKERS yang juga aktif mengedukasi masyarakat terkait kebersihan lingkungan terkhusus pada pengelolaan minyak jelantah. Sebelumnya hal yang sama telah dilaksanakan di Kelurahan Sodohoa, Kecamatan Kendari Barat dan menjadi pilot project pada Kelurahan Lahundape di Kecamatan Kendari Barat. (r6/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Terpopuler

X