Jumat, 28 Agustus 2026

1.180 Petani Kota Kendari Kebagian Kartu Tani

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Jumat, 19 Februari 2021 | 09:13 WIB
  Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir saat mencoba traktor tangan milik petani usai menyerahkan kartu tani kepada petani di Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga. Foto: Herdi/Rakyat Sultra.   KENDARI - Sebanyak 1.180 petani di Kota Kendari kebagian kartu tani. Kehadiran kartu ini bakal memudahkan para petani mendapatkan akses bantuan, diantaranya pupuk bersubsidi. Hal ini diketahui, usai Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir resmi meluncurkan Kartu Tani yang dirangkaikan penyerahan bantuan pupuk hayati cair (Bio Conversi) serta penananaman serempak padi sawah yang di gelar Dinas Pertanian Kota Kendari di Kelurahan Baruga Kecamatan Baruga, baru-baru ini. "Alhamdulillah tahun ini kita dapat 1.180 kartu tani," ungkapnya. Wali Kota berharap, kartu tani bisa meringankan beban petani saat membeli pupuk. Dirinya pun memastikan Pemkot terus akan mensupport petani-petani Kota Kendari. "Pemerintah akan terus berupaya sekuat tenaga untuk memberi support dan bantuan kepada para petani se Kota Kendari," terangnya. Tidak hanya menyerahkan Kartu Tani, Wali Kota juga menyerahkan bantuan pupuk cair kepada petani. Bantuan ini, lanjut Wali Kota sebagai upaya komunikasi Pemkot Kendari ke Kementerian Pertanian (Kementan) RI agar proporsi bantuan untuk Kota Kendari bisa dinaikkan. Menurutnya, pupuk hayati cair (Bio konversi) ini jauh lebih baik dari pupuk kimia yang sering digunakan. Pasalnya, pupuk hayati lebih ramah lingkungan. “Pupuk cair Bio Coversi ini jauh lebih baik dari pupuk kimia yang sering digunakan karena pupuk ini sangat ramah lingkungan bahkan bisa mengembalikan unsur hara pada tanah, sedang pupuk kimia sendiri, berpotensi merusak dalam jangka panjang sehingga dapat mempengaruhi hasil yang didapatkan,” tambahnya. Dikesempatan ini, Wali Kota mengucapkan terimakasih kepada Bank BNI yang telah menjadi fasilitator dalam menyediakan Kartu Tani. Ia berharap, melalui kegiatan launching Kartu Tani ini, apa yang menjadi cita-cita untuk menjadikan kawasan Amohalo sebagai salah satu kawasan yang mensupport kebutuhan pangan dan perkebunan di Kota Kendari ini dapat terwujud. Sementara itu, Kadis Pertanian Hj. St. Ganef mengungkapkan, di tahun ini Kecamatan Baruga mendapat bantuan pupuk Bio Conversi sebanyak 1.200 liter dengan luas lahan 300 hektare yang diperuntukkan kepada 22 kelompok tani dengan rincian 16 untuk kelompok tani sawah dan 6 untuk kelompok tani lahan kering. Selain itu, kata dia, jumlah kartu tani yang dibagikan di Kota Kendari baru mencapai 80 persen yaitu sebanyak 1.180 kartu yang saat ini tersedia dan akan dibagikan. “Manfaat kartu tani ini dapat digunakan dalam transaksi penebusan pupuk bersubsidi melalui mesin Elektronik Data Capture (EDC), dapat berfungsi sebagai kartu debet dan alat trasaksi penjualan hasil panen, serta dapat dipergunakan dalam mengajukan kredit pada lembaga perbankan,” tutup Ganef. (r6/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Terpopuler

X