Anggota MPR/DPR RI Hj Tina Nur Alam saat sosialisasi empat pilar MPR RI, di SMAN 10 Kendari, Kamis (24/9/2020).
KENDARI - Anggota MPR/DPR RI Hj Tina Nur Alam kembali menyelenggarakan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di Sultra. Kali ini, Tina masih menyasar generasi muda, para pelajar atau siswa di SMAN 10 Kendari, Kamis (24/9/2020).
Pada sosialisasi empat pilar yang mencakup Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika ini dihadiri siswa dan guru dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Setiap peserta sosialisasi yang masuk wajib cek suhu tubuh, mencuci tangan, menggunakan masker, serta dengan pengaturan jarak tempat duduk.
Dalam paparannya, Tina Nur Alam mengatakan, sosialisasi ini amat penting dilakukan dan akan terus dilakukan di masyarakat. MPR RI telah berkomitmen mengarahkan seluruh anggotanya untuk selalu mengingatkan pentingnya nilai-nilai empat pilar bangsa di seluruh lini kehidupan masyarakat.
Khusus pada generasi muda, Anggota Komisi X DPR RI itu mengingatkan bahwa saat ini bangsa menghadapi tantangan lebih dari satu arah. Di antaranya melalui sosial media yang tidak digunakan secara bijaksana.
"Oleh karena itu, saya mengimbau anak-anak dan semua masyarakat di lingkungan pendidikan agar benar-benar memahami pendidikan karakter. Jangan mudah terprovokasi, menghindari ujaran kebencian, dan juga jangan bersikap intoleransi," pesannya dalam sosialisasi yang juga dihadiri Kepala Bidang Pembinaan SMA dan Tenaga Kependidikan Dikbud Sulawesi Tenggara, Syaiful dan Kepala SMAN 10 Kendari, Surasdin.
Baginya, pemerintah harus bisa meningkatkan kualitas pendidikan karakter karena saat ini cukup banyak generasi muda terperangkap dalam krisis mental dan etis.
Legislator NasDem itu menyampaikan agar nilai-nilai ketuhanan, saling menghargai, dan gotong royong dalam Pancasila benar-benar bisa diimplementasikan dalam bermasyarakat, utamanya dimulai dari lingkungan keluarga.
"Kita juga harus menjaga persatuan dan kesatuan sebagai wujud pemahaman makna Bhineka Tunggal Ika. Para siswa tidak boleh dengan mudah mengonsumsi hoax, apalagi memproduksi hoax sehingga terkadang hal itu menjadi dasar lahirnya perpecahan," ungkap tokoh perempuan Sultra itu.
Pada kesempatan itu, Tina juga membagikan buku empat pilar bangsa. Dia berharap sosialisasi ini menjadi energi positif lahirnya generasi muda yang berprestasi di Sultra secara umum. (alp/aji)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Editor: Redaksi
Terkini
Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:01 WIB
Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:18 WIB
Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB
Jumat, 21 Agustus 2026 | 22:41 WIB
Jumat, 21 Agustus 2026 | 22:34 WIB
Jumat, 21 Agustus 2026 | 14:23 WIB
Senin, 17 Agustus 2026 | 22:30 WIB
Senin, 17 Agustus 2026 | 22:26 WIB
Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB
Senin, 17 Agustus 2026 | 22:02 WIB
Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:36 WIB
Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:52 WIB
Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:22 WIB
Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:10 WIB
Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:05 WIB
Senin, 10 Agustus 2026 | 18:52 WIB
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:30 WIB
Senin, 10 Agustus 2026 | 08:05 WIB
Jumat, 7 Agustus 2026 | 14:54 WIB
Jumat, 7 Agustus 2026 | 10:13 WIB