KENDARI - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menganggarkan sekira Rp 400 juta untuk mengatasi genangan air yang kerap terjadi ketika hujan turun di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Lepo-lepo (depan Rumah Sakit Hati Mulia).
Hal ini diungkapkan langsung Kepala Dinas PUPR Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana saat dimintai keterangan sejumlah awak media, Kamis (11/6) di ruang kerjanya.
Erlis mengaku, penuntasan genangan air merupakan program prioritas Pemerintah Kendari (Pemkot) Kendari dibawah kepemimpinan Sulkarnain Kadir selaku walikota. Meskipun memang, pengerjaan drainase menjadi kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XXI Kendari, Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR karena berstatus jalan nasional.
"Kita sudah dialog dengan masyarakat, termasuk dengan pihak kepolisian. Banyak faktor yang menyebabkan itu, seperti adanya pembangunan perumahan yang lahannya terlalu lama dibiarkan terbuka sehingga sedimennya itu mengalir ke depan, membawa lumpur. Jadi, solusinya kita harus bongkar plat deker disitu," ungkapnya.
Di samping itu juga, kata Erlis, pihaknya sudah bersurat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XXI Kendari meminta ijin pengerjaan. Pasalnya, pengerjaan drainase masih menjadi kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XXI Kendari.
"Ini sebenarnya kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XXI Kendari, tetapi kita juga harus bergerak meskipun masuk jalan nasional karena ini untuk kepentingan masyarakat Kota Kendari. Kita sudah siapkan anggaran sekira Rp 400 juta," terangnya.
Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Kendari, Aswido menambahkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya bakal segera langsung beraksi menuntaskan genangan air. Kendati, kondisi sekarang masih dalam pandemi Covid-19.
" Cara penangannya, kita akan angkat plat-plat deker masyarakat. Kan banyak yang sudah tertutup. Nah ini yang mau kita angkat dan perbaiki. Kita juga akan atur kemiringannya supaya air lancar mengalir ke kali Wanggu," tuturnya.
"Mudah-mudahan anggaran yang ada cukup untuk membuka dan menganti plat masyarakat dulu. Kita sedang dalam persiapan. Tahun ini target selesai," pungkasnya. (r6/b/aji)