Jumat, 28 Agustus 2026

Ikappi Sultra Minta Pemda Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Jumat, 5 Juni 2020 | 16:58 WIB
Jaswanto bersama Ketum Ikappi Pusat, Abdullah Mansuri   KENDARI - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Sulawesi Tenggara (Sultra), meminta kepada pemerintah daerah (Pemda) dan pengelola pasar untuk memfasilitasi para pedagang agar bisa menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid -19. Sekretaris DPW Ikappi Sultra, Jaswanto yang dikonfirmasi Kamis (4/6/2020), menjelaskan bahwa berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, banyak pedagang di pasar tradisional yang terpapar hingga meninggal dunia karena Covid-19. "Data yang dikeluarkan tanggal 3 Juni 2020 kemarin, Ikappi mencatat pedagang pasar tradisional yang positif corona hingga meninggal dunia terus meningkat, terdapat 382 orang positif dan 25 orang diantaranya meninggal di 64 pasar di berbagai daerah di Indonesia," terang Jaswanto. Olehnya, menghadapi kebijakan new normal yang digagas pemerintah pusat, Jaswanto meminta kepada kepala daerah bersama pengelola pasar di Sultra untuk lebih memperketat aturan protokol kesehatan di pasar tradisional, mengingat aktivitas jual beli diprediksi akan meningkat pesat. "Sejatinya ini merupakan kewajiban seluruh bupati dan walikota untuk melindungi pedagang ditengah pandemi," ujarnya. Jaswanto mengungkapkan, dalam rangka mencegah penularan Covid-19, Ikappi Sultra telah membuat dan menyebarkan panduan singkat protokol bagi pengelola dan para pedagang yang bisa dengan cepat dan mudah dipahami. Salah satu isi dari panduan itu, agar pengelola pasar mengatur ulang jarak lapak antar pedagang satu dengan yang lain, serta tetap menjaga kebersihan lingkungan pasar. Pengelola pasar juga diarahkan untuk melakukan tes suhu tubuh kepada pengunjung sebelum masuk area pasar. "Ini jadi perhatian kita semua agar para pembeli yang datang di pasar tradisional aman dari Covid-19, sehingga masyarakat tidak was-was, itu akan berdampak pada ekonomi yang meningkat," tutupnya.  (p1/b/aji) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Terpopuler

X