Jumat, 28 Agustus 2026

20.000 Karung Sembako Segera Disalurkan ke 17 Daerah

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Kamis, 7 Mei 2020 | 20:47 WIB
  Asrun Lio di Posko Terpadu Gugus Tugas Covid-19 Sultra Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra.   KENDARI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) melalui Gugus Tugas Covid-19 Sultra menargetkan 20.000 paket sembako segera disalurkan ke 17 kabupaten/kota untuk dibagikan ke warga terdampak Covid-19 (virus Corona). Hal ini diungkapkan langsung Wakil Koordinator Satuan Tugas Perencanaan Data, Pakar dan Analis Covid-19 Sultra, Asrun Lio saat ditemui sejumlah awak media di Posko Terpadu Gugus Tugas Covid-19 Sultra di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Kamis (7/5/2020) pagi. Asrun menjelaskan bantuan yang kini terkumpul merupakan sumbangan dari masyarakat, BUMN, pemerintah pusat maupun perusahaan pertambangan yang beroperasi di bumi anoa, berupa beras, mi instan, terigu, minyak goreng, termasuk bantuan uang, alat Pelindung Diri (APD) dan rapid tes. "Target gubernur, 20 ribu karung sembako yang akan didistribusikan ke 17 kabupaten/kota. Pendistribusian ini akan dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten dan pemerintah kota. Daerah yang sudah didistribusikan maka gugus tugas provinsi harus memastikan bahwa tidak ada warga yang dobel menerima," ungkapnya. Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sultra mengaku paket sembako yang akan disalurkan sudah dalam tahap pengemasan dan belum rampung secara keseluruhan. "Belum rampung semua. Mungkin sudah ada sekira 5.000 sembako yang siap dan itu berdasarkan permintaan masing-masing kabupaten kota. Kemarin, Buton Tengah sudah mengambil APD disini dan juga menyampaikan kebutuhan sembako masyarakatnya. Sekitar 200, itu langsung disetujui gugus tugas dan dibawa langsung ke Buteng," terangnya. Terkait hal ini, kata Asrun, pihaknya akan membeberkan secara transparan. Mulai dari nama penyumbang, jumlah bantuan yang masuk, termasuk jumlah bantuan yang sudah tersalurkan. Bahkan, sebagai bentuk apresiasi, Gubernur Sultra Ali Mazi memberikan sertifikat penghargaan bagi setiap penyumbang. "Semua transparan. Kalau anda ke bagian logistik disitu semua akan tercatat penyumbangnya. Dari perusahaan apa, masyarakat atas nama siapa. Apa yang mereka sumbang, Apakah mi instan, beras atau APD. Mereka diberi apresiasi berupa pemberian sertifikat. Seperti, PT Vale karena menyumbang satu unit ambulance, termasuk VDNI yang menyumbangkan APD dan rapid tes," tutup Asrun. Berdasarkan data Posko Terpadu Covid-19 Sultra, total bantuan beras yang masih stay yakni sekira 18 ton. Sementara jumlah bantuan uang yang tercatat sekira Rp 500 juta. (r6/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Terpopuler

X