Jumat, 28 Agustus 2026

Pipa PDAM Rusak Akibat Longsor, Pelayanan 14.000 Pelanggan Terganggu

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Senin, 4 Mei 2020 | 09:22 WIB
Jaringan pipa PDAM yang rusak akibat longsor pada Sabtu (2/5/2020).   KENDARI - Direktur PDAM Tirta Anoa Kendari, Damin, kembali mengeluarkan permohonan maaf kepada pelanggan akibat adanya gangguan pelayanan PDAM Tirta Anoa, pada Senin (4/5/2020). Katanya, gangguan pelayanan tersebut karena rusaknya pipa transmisi air baku DCIP 600 mm sejak Sabtu (2/5/2020). Kerusakan diakibatkan tanah longsor di Desa Totombe, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe. Begitu mengetahui ada jaringan yang rusak, petugas PDAM langsung turun melakukan perbaikan. Hanya saja terkadang perbaikan memakan waktu lebih satu hari, karena penyebab kerusakan adalah faktor alam dan jaringan pipa yang sudah tua dan memerlukan peremajaan pipa dengan estimasi pengerjaan 4 hari. "Ada enam kecamatan yang bakal terdampak akibat gangguan ini yakni Kecamatan mandonga, Kecamatan Puuwatu, Kecamatan Kendari Barat, Kecamatan Kendari, Kecamatan Kadia dan Kecamatan Wuawua . Total pelanggan rumah yang terdampak sebanyak 14.000 sambungan rumah," ungkapnya. Damin mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat ke depan. Pihaknya, berharap masyarakat dapat mengerti kondisi tersebut. PDAM meminta maaf kepada pelanggan. PDAM berharap masyarakat dapat mengerti, karena ini bukan disengaja melainkan memang kondisi diakibatkan tanah longsor dan pipa yang sudah berumur. "Sekali lagi kami memohon maaf kepada pelanggan PDAM Tirta Anoa di enam kecamatan karena terganggu pelayanan. Kami mengimbau kepada pelanggan agar selalu memastikan ketersediaan air bersih di rumah masing-masing untuk mengantisipasi jika terjadinya gangguan pelayanan," pungkasnya. (p2/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Terpopuler

X