Jumat, 28 Agustus 2026

Dampak Positif-Negatif MEA Diseminarkan

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Sabtu, 30 April 2016 | 10:23 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

   

KENDARI - Masuknya era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menjadi perhatian banyak pihak. Tak terkecuali di Sultra.

Baru-baru ini, digelar Seminar Nasional Kondisi Investasi Sultra dalam Pusaran MEA dengan tema 'Menakar Nilai Plus Keberadaan Tenaga Kerja Asing di Kabupaten Konawe'.

Seminar yang digelar  Garda Muda Palapa (GMP) Sulawesi Tenggara (Sultra) bekerja sama dengan Universitas Lakidende (Unilaki) itu mengetengahkan masalah kesiapan masyarakat Konawe bersaing dengan tenaga kerja asing yang belakangan ini mulai banyak hadir di Konawe. Termasuk apakah TKA yang kebanyakan berasal dari China itu akan membawa dampak positif ataupun negatif bagi tenaga kerja lokal.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Lakidende Anas Arifin SAg MPd mengatakan, kegiatan seminar ini bisa menjadi tolak ukur mahasiswa khususnya mahasiswa Unilaki dalam mempersiapkan diri masuk dalam dunia kerja. Apalagi, kata dia, kedepan Indonesia secara umum dan Kabupaten Konawe secara khusus akan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dimana persaingan dunia kerja akan semakin ketat.

"Jika sejak awal mahasiswa tidak menyiapkan diri mengasah skill dan kemampuan dalam menghadapi MEA. Maka siap-siap kita akan menjadi penonton di daerah sendiri," ujarnya.

Mengenai keberadaan tenaga kerja asing di Kabupaten Konawe. Ia mengatakan tidak bisa menyalahkan banyaknya tenaga asing yang masuk. Pasalnya keberadaan mereka juga dibutuhkan di suatu perusahaan. Namun yang harus menjadi catatan penting adalah tetap memberdayakan tenaga kerja lokal.

"Makanya tenaga kerja lokal harus punya kemampuan dan skill agar mampu bersaing. Salah satu caranya adalah dengan menambah ilmu pengetahuan tentang MEA," kata dia.

Ketua GMP Sultra Jaswanto SH saat ditemui usai kegiatan mengatakan, seminar ini memberikan dorongan kepada mahasiswa dan masyarakat secara umum untuk berperan aktif dan mempersiapkan diri dengan skill,  agar mampu berkompetisi dengan TKA.

"Biar bagaimanapun, mahasiswa nantinya akan membutuhkan lapangan pekerjaan. Nah apakah keberadaan TKA di Konawe ini membawa dampak positif ataukah sebaliknya. Maka kita diskusikan," jelasnya. (rs)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Terpopuler

X