Kendari, KP - Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Indonesia masih menjadi permasalahan nasional termasuk di Kota Kendari. Dalam rangka mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di perlukan berbagai upaya konkrit untuk menekan angka prevalensi penyalahguna narkoba dari semua komponen masyarakat
Selain itu, BNN juga telah membentuk banyak kader anti narkoba di berbagai Lingkungan Kerja Swasta, yang diharapkan bisa menjadi corong untuk menyalurkan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba pada orang lain di sekitarnya.
Dalam upaya penanggulangan narkoba salah satu faktor yang tidak kalah penting adalah bidang pencegahan. Dalam bidang pencegahan penyalahgunaan narkoba, banyak kegiatan BNN yang telah dilakukan seperti sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat, dengan menggunakan perangkat komunikasi elektronik, cetak maupun konvensional, yang mengandung informasi dan pengetahuan tentang bahaya narkoba, pencegahan, serta penanggulangannya.
Awal mula seseorang terjerumus menjadi penyalahguna narkoba adalah dengan coba-coba memakai dan setelah itu mereka tidak dapat lepas dari barang haram tersebut. ”Oleh sebab itu jangan pernah pernah menggunakan narkoba walaupun hanya sekedar mencoba” tegas Nur Adnan Aga.
Ketidak pedulian masyarakat terhadap bahaya narkoba menjadi faktor yang secara tidak langsung berdampak terhadap maraknya penyalahguna narkoba.
Padahal tidak sedikit masyarakat yang memiliki informasi tentang penyalahgunaan narkoba di lingkungannya. Karena bukan keluarganya maka informasi tersebut di diamkan lanjut Nur Adnan. "Padahal sindikat narkoba perlahan-lahan mengintai anak dan keluarga kita, tutur Nur Adnan Aga," kuncinya. (adv)