Jumat, 28 Agustus 2026

Kendari Jadi Pelopor Retreat Kabupaten/Kota, Wujudkan Birokrasi Inovatif dan Penuh Integritas

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Sabtu, 2 Agustus 2025 | 16:31 WIB
Wali Kota Kendari Siska Karlina Imran saat membuka retreat di kawasan Kebun Raya.
Wali Kota Kendari Siska Karlina Imran saat membuka retreat di kawasan Kebun Raya.

Kendari, Rakyatsultra.id — Pemerintah Kota Kendari menyelenggarakan kegiatan retreat pasca retreat kepala daerah di Magelang. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, Jumat (1/8/2025) di kawasan Kebun Raya Kendari.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 63 peserta, terdiri dari asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, dan camat ini. Kegiatan akan berlangsung selama tiga hari ( 1-3 Agustus).

Retreat ini yang diinisiasi Wali Kota Kendari merupakan retreat perdana di Indonesia yang dilakukan pemerintah daerah.

Wali Kota Kendari dalam sambutannya menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar bentuk penyegaran, tetapi merupakan strategi kepemimpinan untuk memperkuat semangat kolaborasi, integritas, dan inovasi di lingkungan Pemkot Kendari.

Ia berharap, seluruh peserta dapat keluar dari rutinitas dan pola kerja lama, serta mulai membangun semangat baru demi terwujudnya visi dan misi Kota Kendari yang lebih maju dan mandiri.

"Retret ini menjadi momentum penting untuk menyalakan kembali semangat pengabdian. Saya ingin semua peserta mampu mengikuti alur kerja saya, menggali potensi diri, dan menciptakan inovasi-inovasi baru untuk membawa Kendari ke level yang lebih tinggi," ujar Siska.

Retret ini mendapat perhatian nasional. Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menyebut kegiatan ini sebagai langkah luar biasa.

Ia menjelaskan retreat merupakan proses untuk merefresh diri, menanggalkan ego, dan mengganti pola pikir lama dengan cara kerja yang lebih relevan dengan tantangan zaman.

"Retret adalah perjalanan ke dalam diri. Ini tentang meninggalkan kebiasaan lama dan memulai dengan semangat baru. Pemkot Kendari sudah menjadi pionir," jelas Hugua yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.

Senada dengan itu, Kepala BPSDM Kementerian Dalam Negeri, Sugeng Haryono, menyampaikan bahwa kegiatan retret bisa menjadi pilot project nasional. Menurutnya, ASN perlu pendekatan kepemimpinan yang tidak hanya bersifat manajerial, tetapi juga menyentuh aspek emosional dan spiritual.

“Retret membangun emotional bonding antarpejabat, memperkuat komitmen, dan menciptakan budaya kerja yang sehat. Ini penting untuk mempercepat pelaksanaan program pemerintah,” katanya.

Sugeng juga menyoroti prestasi Pemkot Kendari dalam pengelolaan daerah. Dengan IPM yang berada di posisi keempat nasional dan angka inflasi yang lebih rendah dari rata-rata nasional, Kota Kendari dinilai memiliki modal kuat untuk mewujudkan visi misinya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Terpopuler

X