Jumat, 28 Agustus 2026

Gubernur Sultra Targetkan Rerata 61 KM Peningkatan Jalan Provinsi Setiap Tahun

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Selasa, 10 Juni 2025 | 20:04 WIB
Gubernur Sultra ASR, menargetkan dalam lima tahun mendatang 95 persen jalan provinsi dalam kondisi mantap.
Gubernur Sultra ASR, menargetkan dalam lima tahun mendatang 95 persen jalan provinsi dalam kondisi mantap.

Kendari, Rakyatsultra.id - Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka bersama Wakil Gubernur Sultra Hugua, berkomitmen menuntaskan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sultra. Pasalnya, saat ini masih banyak jalan provinsi yang kondisinya belum mantap alias belum mulus.

Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka dalam pemaparannya saat ekspose 100 hari kerja ASR-Hugua, menegaskan pembangunan infrastruktur menjadi point prioritas dalam kepemimpinannya bersama Hugua dalam lima tahun mendatangan (2025-2030).

Dimana, jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sultra sepanjang 1.076,94 kilometer. "Hingga tahun 2024, jalan provinsi yang kondisinya baik atau mulus baru sebesar 66,57 persen dari total keseluruhan panjang jalan. Artinya masih banyak jalan kita yang berlubang," ungkapnya.

Olehnya itu pihaknya menargerkan pada 2030 sebanyak 95 persen jalan provinsi berada dalam kondisi mantap dengan rata-rata peningkatan sepanjang 61 km per tahun.

Komitmen dalam membangun Sultra, ASR ditunjukan usai dilantik pada 20 Februari 2025 lalu. Pada pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, ASR mengambil langkah konkrit. Dimana, Gubernur ASR didampingi Dinas teknis dalam hal ini Dinas SDA dan Bina Marga turun meninjau jalan Alangga - Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan.

Selain itu, Gubernur ASR juga memerintahkan Dinas SDA dan Bina Marga agar segera mengerjalan poros Ronta - Lambale, dan juga sejumlah jalan provinsi yang kondisinya belum mantap.

Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga pun langsung bergerak cepat. Selasa, 10 Juni 2025 resmi melaksanakan penandatanganan empat proyek infrastruktur jalan yang dinilai strategis bagi konektivitas dan mobilitas masyarakat.

Keempat proyek pembangunan jalan itu yakni Jalan Pramuka, Brigjen Katamso di sekitar Mako Brimob, serta akses dari Ronta ke Lambale dan ruas Kendari menuju Punggaluku sangat vital.

Pahri Yamsul menekankan kepada penyedia untuk segera memulai pekerjaannya, mengingat waktu pengerjaan cukup terbatas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Terpopuler

X