Kendari - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara melaksanakan paripurna dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 61 Provinsi Sultra, Rabu, (23/4/2025) digedung DPRD Sultra.
Hadir Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka dan Hugua. Hadir pula Ketua TP PKK Sultra Hj Ariyanti Hapsari, jajaran Forkopimda Sultra, pihak BI, BPK RI, BPKP, serta jajaran instansi vertikal lainnya dan juga jajaran kepala OPD Pemprov Sultra.
Selain itu hadir pula Bupati dan Wali Kota se Sultra, maupun yang mewakili serta Ketua-ketua DPRD kabupaten kota se Sultra.
Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala memimpin langsung jalannya sidang paripurna dalam rangka Memperingati HUT ke61 Sultra yang didampingi tiga Wakil pimpinan DPRD Sultra.
Saat ini kata dia Sultra memasuki usia ke 61 tahun. Kesinambungan kepemimpinan daerah telah tewariskan dengan hadirnya pucuk pimpinan daerah yang baru.
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Saudaraku Andi Sumengerukka dan Hugua telah menerima mandat masyarakat Sultra yang akan menjalankan roda pemerintahan daerah untuk lima tahun ke depan.
Di puncak perayaan HUT Sultra tanggal 27 April mendatang, kata Politikus NasDem itu pemerintahan ASR-Hugua berada di usia 65 hari kerja jika dihitung sejak saat pelantikan. Usia tersebut masih sangat dini, tetapi berbagai terobosan telah dilakukan.
"Kita berikan kepercayaan pada pimpinan daerah yang baru untuk menjalankan tanggung jawab pengelolaan pemerintahan daerah sesuai visi misinya untuk mewujudkan Sultra Maju Menuju Masyarakat Aman, Sejahtera dan Religius," katanya.
Saat ini, visi misi beliau tengah dielaborasi diinternal Pemerintah Provinsi untuk dirumuskan menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (rpjmd), dan saatnya nanti akan dibahas bersama dengan dprd. Rumusan rpjmd akan menjadi peta jalan dalam melahirkan rencana tahunan pembangunan daerah dalam bentuk rkpd dan apbd.
Menurutnya program dan kegiatan pemerintahan kedepannya adalah seperti yang sering beliau suarakan dalam pidato dan hasil kunjungan lapangan sebagaimana diberitakan dalam media cetak maupun dalam media sosial.
Dia menilai tekad Pemprov Sultra dibawah kepemimpinan ASR-Hugua menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada pelayanan publik dan bersifat button-up sesuai keinginan masyarakat.
"Ini tentunya sangat membahagiakan karena dimensi pembangunan harus diukur secara realistis, berbasis pada kebutuhan rakyat, tidak di awang-awang tapi membumi," katanya.
Sebagai mitra pemerintah daerah, dprd Sultra akan terus berkontribusi terkait peran dan posisinya, baik sebagai mitra utama pemerintah daerah maupun sebagai duta rakyat dalam merespon aspirasi publik. dprd sultra tetap fokus mengembangkan perannya sebagai bagian dari peyelenggaraan pemerintahan daerah untuk mendorong, membantu, serta mengawasi jalannya pemerintahan daerah.
Sinergitas antara dprd dan pemerintah daerah akan semakin ditingkatkan dalam pengelolaan pembangunan daerah pada masa-masa mendatang. rs