KENDARI, rakyatsultra.id - Ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara, yakni Kendari menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Rapat Kerja XVI Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) yang dilaksanakan dari tanggal 22-25 November di Hotel Claro Kendari
Dalam Rakernas yang diadakan tersebut dihadiri ratusan dokter dari seluruh indonesia mulai dari dokter umu, dokter spesialis, guru besar kedokteran dari seluruh Indonesia yang mewakili 35 IDI Wilayah, 37 perhimpunan spesialis, dan 55 keseminatan hadir di kota yang juga dikenal dengan julukan Kota Lulo ini.
Ketua Umum Pengurus Besar IDI DR Dr Mohammad Adib Khumaidi SpOT menyampaikan bahwa kegiatan Rakernas tersebut mengusung tema IDI Reborn: Bangkit dan Bersatu untuk Harkat Profesi Dokter dan Rakyat Indonesia. Tahun ini, IDI optimis akan senantiasa mengupdate, visioner, antisipatif, dan prospektif. Karena dokter saat ini adalah profesi yang sangat mengerti hati rakyat dan peduli dengan kondisi sosial. IDI harus mampu melakukan perubahan transformatif sesuai dengan perkembangan jaman dan teknologi.
Lanjutnya, kegiatan Rakernas IDI tersebut bertujuan untuk mengembangkan pembangunan sumber daya manusia di bidang kedokteran medis guna meningkatkan derajat kesehatan rakyat Indonesia menuju masyarakat sehat dan sejahtera.
"Sebuah proses evaluasi program kerja sekaligus menyempurnakan dan memperbaiki pada periode sisa kepengurusan. Pada Rakernas Kendari ini akan semakin memperkuat pijakan pondasi organisasi dengan strong alignment dan spritual effort. Ini merupakan langkah untuk memperkuat kemitraan dengan pemerintah dalam mendukung program-program yang bertujuan menciptakan masyarakat yang sehat dan kuat khususnya mendukung program BKKBN dalam penurunan stunting," ujarnya.
Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Sulawesi Tenggara dr La Ode Rabiul Awal SpB (K) BD menerangkan bahwa organisasi adalah organisasi yang sahih sehingga apapun turbulensi yang ada IDI akan lebih solid dan tidak akan goyah. "Olehnya itu, saya mengajak sejawat sekalian mari momen Rakernas itu dijadikan konsolidasi. Kalau mau berjalan cepat silakan berjalan sendiri, tapi kalau mau panjang dan jauh mari kita berjalan bersama-sama," ajaknya.
Ia menjelaskan, rangkaian acara Rakernas IDI dan IIDI ini juga diisi dengan beragam kegiatan mini simposium kesehatan untuk masyarakat awam di Kota Kendari, Festival UMKM hasil karya pengrajin Kendari dan Medical Expo, Fun Walk bersama para dokter dan masyarakat Kendari.
"Sepanjang pelaksanaan acara Rakernas III ini, PB IDI dan IIDI juga menyediakan fasilitas pemeriksaan Pap Smear gratis untuk para tenaga kesehatan dokter, serta masyarakat awam peserta simposium yang memiliki keanggotaan BPJS Kesehatan aktif," ujarnya. RS