mancanegara

Airbus Targetkan Pengiriman 800 Jet Komersial Tahun Ini

Jumat, 16 Februari 2024 | 14:51 WIB
Ilustrasi.

rakyatsultra.id - Produsen pesawat terbang Airbus menargetkan pengiriman 800 pesawat komersial ke maskapai penerbangan pada tahun ini, seiring meningkatnya produksi pesawat berbadan sempit keluarga A320 yang paling laris.

Perusahaan  mengatakan pada Kamis (15/2), bahwa target pengiriman tersebut hampir 9 persen lebih tinggi dibandingkan 735 pesawat komersial yang diserahkan Airbus tahun lalu.

“Panduan ini mencerminkan proyeksi pertumbuhan dan investasi yang kami lakukan untuk mempersiapkan masa depan,” kata Guillaume Faury, CEO Airbus seperti dikutip dari The National.

“Kami bekerja sama dengan mitra rantai pasokan global bersamaan dengan meningkatkan juga seluruh program. Kami tetap mengutamakan keselamatan dan kualitas dalam semua hal yang kami lakukan," ujarnya.

Faury membenarkan bahwa rencana peningkatan produksi A320 Neo hingga 75 unit per bulan pada tahun 2026 sudah berjalan sesuai rencana.

Administrasi Penerbangan Federal AS telah melarang Boeing untuk meningkatkan produksi 737 Max. Mereka akan menunggu perbaikan dalam kontrol kualitas, setelah panel pintu meledakkan jet 737 Max 9 milik Alaska Airlines di tengah penerbangan bulan lalu.

Hal ini membatasi rencana pengiriman Boeing untuk model berbadan sempit dan merugikan Airbus yang terus menyalip Boeing di pasar jet lorong tunggal. 
Airbus A320 Neo bersaing langsung dengan 737 Max.
Airbus yang berbasis di Toulouse, Prancis, menghadapi serangkaian tantangannya sendiri , mulai dari kemacetan rantai pasokan hingga masalah mesin yang dibuat oleh Pratt & Whitney yang menyebabkan ratusan jet A320 Neo dilarang terbang untuk pemeriksaan.

Ketika ditanya bagaimana rencana Airbus untuk meningkatkan laju produksi jet keluarga A320 tanpa mengurangi kualitas, Faury berkata: "Ini tidak bisa lebih penting daripada kuantitas. Kami tidak (hanya) ingin mengirimkan sejumlah pesawat, kami ingin mengirimkan sejumlah pesawat yang berkualitas tinggi dan aman."

"Itu adalah sesuatu yang kami sampaikan dengan jelas kepada tim kami," ujarnya. RMOL/RS

Tags

Terkini

Elon Musk: 20 Tahun Lagi Kerja Cuma jadi Hobi

Sabtu, 22 November 2025 | 20:15 WIB

Trump Ancam Rusia dengan Rudal Tomahawk

Senin, 13 Oktober 2025 | 19:09 WIB

Elon Musk Pamerkan Robot Tesla Optimus

Sabtu, 4 Oktober 2025 | 19:55 WIB

Elon Musk Berpotensi Jadi Triliuner Pertama di Dunia

Sabtu, 6 September 2025 | 21:22 WIB

Mengapa Turki Mulai Produksi Massal Tank Tempur..

Sabtu, 6 September 2025 | 21:05 WIB

Rusia Bakal jadi Penengah Konflik Israel-Iran

Sabtu, 14 Juni 2025 | 14:15 WIB