mancanegara

PM Prancis Minta Pemerintah Berhenti Gunakan WhatsApp

Jumat, 1 Desember 2023 | 11:46 WIB
Perdana Menteri Prancis Elisabeth Borne.

rakyatsultra.id - Perdana Menteri Prancis Elisabeth Borne mendesak para menteri di kabinetnya berhenti menggunakan aplikasi perpesanan instan yang banyak dikenal seperti WhatsApp, Signal, atau Telegram.

Dalam sebuah surat edaran pada Kamis (30/11), Borne mendorong agar anggota kabinet menggunakan aplikasi Olvid buatan startup Paris baik di ponsel maupun komputer mereka.

Bahkan, menurut laporan Majalah Prancis Le Point, para menteri hanya diberi batas waktu hingga 8 Desember untuk mengganti aplikasi perpesanan mereka.

PM Prancis mengatakan aplikasi pesan yang banyak digemari di masyarakat memiliki risiko keamanan yang cukup tinggi. Oleh sebab itu kalangan pejabat pemerintah Prancis, diminta untuk menggunakan aplikasi buatan dalam negeri mereka sendiri.

"Olvid akan menggantikan sistem pesan instan lainnya untuk memperkuat keamanan pertukaran yang mungkin berisi informasi rahasia," isi surat Borne.

Aplikasi perpesanan seperti WhatsApp milik Meta, Telegram, dan Signal semakin menjadi alat komunikasi yang digunakan di kalangan politik Prancis, dan pejabat pemerintah juga menggunakan aplikasi tersebut. Presiden Emmanuel Macron sendiri bahkan dikatakan sebagai pengguna setia aplikasi perpesanan tersebut.

Sementara itu, aplikasi buatan Prancis, Olvid dijalankan oleh dua peneliti kriptografi dan didukung oleh beberapa akselerator teknologi Perancis.

Di situs webnya, Olvid mengklaim memiliki sistem pesan pertama dan satu-satunya yang tidak bergantung pada pihak ketiga tepercaya dan server terpusat, sekaligus mengenkripsi metadata pengguna. RMOL/RS

Tags

Terkini

Elon Musk: 20 Tahun Lagi Kerja Cuma jadi Hobi

Sabtu, 22 November 2025 | 20:15 WIB

Trump Ancam Rusia dengan Rudal Tomahawk

Senin, 13 Oktober 2025 | 19:09 WIB

Elon Musk Pamerkan Robot Tesla Optimus

Sabtu, 4 Oktober 2025 | 19:55 WIB

Elon Musk Berpotensi Jadi Triliuner Pertama di Dunia

Sabtu, 6 September 2025 | 21:22 WIB

Mengapa Turki Mulai Produksi Massal Tank Tempur..

Sabtu, 6 September 2025 | 21:05 WIB

Rusia Bakal jadi Penengah Konflik Israel-Iran

Sabtu, 14 Juni 2025 | 14:15 WIB