mancanegara

Umat Kristen Yerusalem Dipersekusi Kelompok Yahudi, Polisi Israel Tutup Mata

Minggu, 8 Oktober 2023 | 12:02 WIB
Pemukim yang didukung polisi Israel menyerbu kompleks Al-Aqsa untuk memperingati hari libur Yahudi, Sukkot. Foto: Anadolu Agency jpnn.com

YERUSALEM, rakyatsultra.id - Warga Kristen mengalami "persekusi" yang dilakukan kelompok ekstremis Israel tanpa ada tindakan dari pemerintah, kata Dewan Gereja Dunia (WCC) di Yerusalem pada Selasa. "Kami mengalami persekusi terhadap komunitas dan agama kami," ungkap koordinator WCC di Yerusalem Youssef Daher kepada kantor berita Anadolu.

"Ada persekusi oleh Yahudi Israel, yang dipicu oleh kelalaian kepolisian atau pernyataan menteri-menteri kabinet Israel," katanya.

Sebuah video yang beredar pada Senin memperlihatkan para pemukim meludahi tanah ketika sekelompok warga Kristen meninggalkan gereja di Kota Tua Yerusalem. "Jika polisi serius, mereka tidak bakal membiarkan insiden semacam itu," kata Daher.

"Ada kelalaian dari otoritas (Israel) dan ini mendorong para ekstremis itu." Daher memperkirakan bahwa jumlah warga Kristen Palestina di Yerusalem sekitar 8.000 orang.

Menurutnya, warga Kristen mencatat sejumlah serangan terhadap gereja dalam beberapa bulan terakhir. "Gereja-gereja mengadu ke polisi Israel, tetapi tidak ada tindakan apa pun," kata Daher.


Yerusalem Timur yang diduduki Israel pada 1967 memiliki sejumlah situs suci dan bersejarah bagi umat Kristen, termasuk Gereja Makam Kudus (Church of the Holy Sepulchre). jpnn/rs

Tags

Terkini

Elon Musk: 20 Tahun Lagi Kerja Cuma jadi Hobi

Sabtu, 22 November 2025 | 20:15 WIB

Trump Ancam Rusia dengan Rudal Tomahawk

Senin, 13 Oktober 2025 | 19:09 WIB

Elon Musk Pamerkan Robot Tesla Optimus

Sabtu, 4 Oktober 2025 | 19:55 WIB

Elon Musk Berpotensi Jadi Triliuner Pertama di Dunia

Sabtu, 6 September 2025 | 21:22 WIB

Mengapa Turki Mulai Produksi Massal Tank Tempur..

Sabtu, 6 September 2025 | 21:05 WIB

Rusia Bakal jadi Penengah Konflik Israel-Iran

Sabtu, 14 Juni 2025 | 14:15 WIB