Jumat, 28 Agustus 2026

Data Sensitif Milik Pemerintah Taiwan Bocor

Photo Author
Alfin, Rakyat Sultra
- Kamis, 29 Februari 2024 | 17:49 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

rakyatsultra.id - Serangan siber dilaporkan telah menargetkan sejumlah data sensitif milik pemerintah Taiwan.

Mengutip laporan TVBS pada Kamis (29/2), data yang berhasil diretas hacker berasal dari Chunghwa Telecom dan unit keamanan nasional utama Taiwan, termasuk data dari militer dan Kementerian Luar Negeri.

TVBS juga melampirkan pesan ancaman hacker yang akan menjual data sensitif tersebut, tetapi tidak menyebutkan berapa banyak uang yang diminta pelaku.

"Hacker akan menjual 1,7 terabyte dokumen internal dari operator   telekomunikasi terbesar Taiwan, dan data tersebut berisi kontrak yang ditandatangani perusahaan tersebut dengan entitas termasuk pemerintah," ungkap laporan tersebut.

Chunghwa Telecom mengatakan bahwa pihaknya mulai menyelidiki dugaan kebocoran data dan melaporkan kasus tersebut kepada pemerintah.

Mereka menambahkan, bahwa insiden tersebut tidak berdampak besar pada operasi Chunghwa Telecom dan pihaknya akan terus memperkuat kontrol keamanan siber.

Karena berita peretasan, saham Chunghwa Telecom turun 0,4 persen pada Kamis (29/2). RMOL/RS

 

 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Alfin

Tags

Terkini

Elon Musk: 20 Tahun Lagi Kerja Cuma jadi Hobi

Sabtu, 22 November 2025 | 20:15 WIB

Trump Ancam Rusia dengan Rudal Tomahawk

Senin, 13 Oktober 2025 | 19:09 WIB

Elon Musk Pamerkan Robot Tesla Optimus

Sabtu, 4 Oktober 2025 | 19:55 WIB

Elon Musk Berpotensi Jadi Triliuner Pertama di Dunia

Sabtu, 6 September 2025 | 21:22 WIB

Mengapa Turki Mulai Produksi Massal Tank Tempur..

Sabtu, 6 September 2025 | 21:05 WIB

Rusia Bakal jadi Penengah Konflik Israel-Iran

Sabtu, 14 Juni 2025 | 14:15 WIB

Terpopuler

X