Jumat, 28 Agustus 2026

China dan AS Saling Tuding Provokasi di Laut China Selatan

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Senin, 27 November 2023 | 13:05 WIB
A China Coast Guard vessel patrols at the disputed Scarborough Shoal April 5, 2017. Picture taken April 5, 2017.    REUTERS/Erik De Castro (Erik de Castro)
A China Coast Guard vessel patrols at the disputed Scarborough Shoal April 5, 2017. Picture taken April 5, 2017. REUTERS/Erik De Castro (Erik de Castro)

rakyatsultra.id - China dan Amerika Serikat (AS) saling bertukar tuduhan mengenai sengketa di Laut China Selatan.

Militer China mengatakan pihaknya telah mengusir kapal perang AS, yang menurut Angkatan Laut AS sedang melakukan operasi kebebasan navigasi rutin.

Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat China pada Sabtu (25/11) mengatakan pihaknya melacak, memantau, dan memperingatkan kapal perusak AS.

Sehari setelahnya, Minggu (26/11), Angkatan Laut AS mengatakan pihaknya hanya menegaskan hak navigasi di Laut Cina Selatan dekat Kepulauan Paracel, sesuai dengan hukum internasional.

China mengklaim hampir seluruh Laut Cina Selatan, yang merupakan jalur perdagangan kapal tahunan senilai lebih dari 3 triliun dolar AS. RMOL/RS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Elon Musk: 20 Tahun Lagi Kerja Cuma jadi Hobi

Sabtu, 22 November 2025 | 20:15 WIB

Trump Ancam Rusia dengan Rudal Tomahawk

Senin, 13 Oktober 2025 | 19:09 WIB

Elon Musk Pamerkan Robot Tesla Optimus

Sabtu, 4 Oktober 2025 | 19:55 WIB

Elon Musk Berpotensi Jadi Triliuner Pertama di Dunia

Sabtu, 6 September 2025 | 21:22 WIB

Mengapa Turki Mulai Produksi Massal Tank Tempur..

Sabtu, 6 September 2025 | 21:05 WIB

Rusia Bakal jadi Penengah Konflik Israel-Iran

Sabtu, 14 Juni 2025 | 14:15 WIB
X