konawe-raya

Konsel Bersiap Menjadi Kabupaten Cerdas Dan Hebat

Jumat, 3 September 2021 | 15:10 WIB
  Bimtek penerapan Konsel Smart City oleh Diskominfo. Foto: IST.   ANDOOLO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) tengah menggagas Konsep smart city untuk menjadikan Konsel sebagai kota cerdas dan hebat. Untuk mendukung hal itu, Pemkab Konsel bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) mengelar Bimbingan Teknis (Bintek) tahap satu penyusunan master plan kota cerdas (smart city). Bertempat di Aula Kantor Bappeda Konsel. Kamis, (2/9/2021). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Konsel Rasyid, didampingi oleh Kadis Kominfo Konsel Annas Mas'ud, Kepala Bappeda H. Ichsan Porosi, Perwakilan Tim Pembimbing Smart City Kemkominfo RI. Serta dihadiri para Kepala OPD dan peserta bimtek dari berbagai komunitas eksternal di Konsel. Wabuk Konsel Rasyid, dikesempatan itu menyampaikan bahwa kegiatan bimtek tersebut dapat memberi dampak positif bagi para peserta. Untuk melahirkan potensi-potensi yang ada di konsel. "Kita berharap dengan Go digitalnya Pemkab Konsel semua wilayah di konsel dapat terkoneksi oleh internet," ucap Rasyid saat ditemui usai pembukaan bimtek tahap satu penyusunan master plan smart city. Oleh karena itu, kata Rasyid, Pemkab Konsel bakal mendukung program smart city di konsel. Dengan harapan wilayah-wilayah yang di konsel yang belum terkoneksi internet bakal segera dibantu untuk usulkan pembangunan tower jaringan. "Kita sudah masukan didalam RPJMD Go digital, agar semua daerah di konsel yang belum terkoneksi internet untuk dilakukan pemasangan internet," katanya. "Saya berharap dengan konsep penerapan kota cerdas di konsel ini, dapat meningkatkan inovasi dan pendapatan usaha, serta penigkatan pendapatan wisata di konsel," tambah Rasyid. Sementara itu, Kepala Diskominfo Konsel sebagai ketua panitia bimtek penyusunan master plan smart city Anas Masud menambahkan, Kota pintar (smart city) merupakan upaya-upaya inovatif yang dilakukan ekosistem kota dalam mengatasi berbagai persoalan dan meningkatkan kualitas hidup manusia dan komunitas setempat. Bintek penyusunan master plan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi arah kebijakan dan sinkronisasi program dan kegiatan dalam penyusunan rencana pembangunan jangka menengah (RPJMD) pemerintah daerah. "Sehingga dibutuhkan partisipasi akan peserta baik dari OPD, eksternal dan komunitas di daerah. Sehingga dokumen yang dihasilkan dapat memberikan gambaran secara utuh terhadap arah kebijakan pembangunan smart city di konsel," ujar Anas. Anas menambahkan, bintek ini akan dilaksanakan selama empat kali bersasarkan nota kesepahaman anatara Ditjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo RI dengan pemkab Konsel. "Kami berharap hasil diskusi dalam dalam binmtek ini dapat menghasilkan saran dan masukan konstruktif terhadap pelaksanaan penyusunan master plan smart city," ujarnya. (ram/aji)

Tags

Terkini