konawe-raya

FKSPN dan SPTK Konawe Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Kapoiala

Senin, 12 Juli 2021 | 10:40 WIB
FKSPN dan SPTK Konawe Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Kapoiala. Foto: IST.   UNAAHA - Keluarga Besar DPW Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) Provokasi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Serikat Perlindungan Tenaga Kerja (SPTK) Kabupaten Konawe dan Himpunan Eks Karyawan (HEKKAR) PT VDNI dan OSS memberikan bantuan serta melakukan aksi peduli kepada korban kebakaran di Kecamatan Kapoiala, Kamis hingga Jumat (8-9 Juli 2021). Aksi peduli ini dilakukan dengan menggalang dana seikhlasnya di perempatan kantor PT VDNI dan PT OSS di sekitaran jalan produksi (hauling) . Bantuan ini merupakan penggalangan dana dari pekerja/karyawan PT. VDNI & PT. OSS yang dikoordinir oleh pengurus DPW FKSPN Sultra, pengurus SPTK Kabupaten Konawe, yang berada diwilayah kedua perusahaan tersebut. Pengurus FKSPN Sultra, Ilham Killing menjelaskan, penggalangan dana tersebut dilaksanakan dengan suka rela dan rasa simpati kepada warga korban kebakaran di Kecamatan Kapoiala. Rencananya, apabila dana dan paket bantuan sudah terkumpul, akan diserahkan kepada korban kebakaran serta akan diserahkan langsung oleh pengurus FKSPN,SPTK & HEKKAR secara bersama sama. “Pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian organisasi Federasi Serikat Pekerja(FSP), Serikat Pekerja (SP) dan organisasi sosial Himpunan Eks Karyawan terhadap musibah yang sedang dialami oleh masyarakat yang berada di wilayah kerja PT VDNI dan PT. OSS. Semoga Aksi Peduli yang dilakukan oleh FSP/SP/ORMAS dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menjadi korban kebakaran ini," jelasnya. Dirinya berharap kepada aparat kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut hingga tuntas dan menangkap para pelaku lainya. Kata dia, untuk warga korban kebakaran tetap tabah menghadapi musibah tersebut dan tetap menjaga semangat untuk bangkit kembali. Perlu diketahui dari musibah tersebut, ada 4 unit rumah warga di Desa Kapoiala Baru, Dusun Dunia Baru, Kecamatan Kapoiala, kabupaten Konawe, hangus terbakar dan 1 unit rumah rusak parah pada hari Minggu lalu 4 Juli 2021. Sementara itu, Kepolisian Polres Konawe telah menetapkan enam orang terduga pelaku pembakaran rumah di Desa Kapoiala Baru, Kecamatan Kapoiala, Konawe. Kapolres Konawe AKBP Wasis Santoso S.IK menegaskan, pihaknya akan tetap terus mengejar para pelaku. Karena menurutnya para pelaku telah berbuat semena-mena dan telah melanggar undang-undang. “Saya akan sikat habis para pelaku, karena itu adalah tindak pidana dan akan diproses sesuai ketentuan undang undangan yang berlaku,” jelasnya. Sebelumnya, mantan Kapolres Buton Utara ini telah mengimbau kepada seluruh para pelaku pembakaran yang terjadi pada Minggu 4 Juli 2021 di Desa Kapoiala Baru agar segera menyerahkan diri. Dan apa bila tidak ada kesadaran dari para pelaku maka pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mencari para pelaku. Sekadar diketahui, kebakaran terjadi akibat bentrok antara dua kelompok pemuda yang bermula perselisihan antara seorang sopir mobil PT TDJ dengan sopir mobil PT AMT di timbangan PT VDNI. Akibat bentrok tersebut, empat unit rumah dan delapan kendaraan bermotor roda dua hangus terbakar serta lima kendaraan bermotor roda dua lainnya ikut dirusak dalam bentrok itu. (cr2/b/aji)

Tags

Terkini