konawe-raya

Pendemo PT Tiran Minta Maaf dan Balik Mendukung Pembangunan Smelter

Minggu, 20 Juni 2021 | 06:16 WIB
  Lokasi PT Tiran Indonesia di Desa Lameruru, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara. Foto: INT   WANGGUDU - Perwakilan pendemo yang melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Sultra, Jumat (18/6/2021) akhirnya meminta maaf kepada Manajemen PT Tiran Mineral. Demonstrasi itu menyoal aktivitas PT Tiran Mineral di Desa Waturambaha, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Konawe Utara yang mengaku memiliki izin pembangunan smelter tapi diduga malah melakukan penambangan. Unjuk rasa dilakukan oleh Koalisi Masyarakat Pemuda Pemerhati Daerah Konawe Utara. Permohonan maaf ini disampaikan pendemo dan selanjutnya mendukung sepenuhnya pembangunan smelter yang rencana akan dilakukan PT Tiran di Konawe Utara. “Kami meminta maaf sebesar-besarnya atas aksi demonstrasi kemarin (Jumat,red) dan selanjutnya kami mendukung penuh pembangunan smelter di Konawe Utara," kata Kacong dan perwakilan Koalisi Masyarakat Pemuda Pemerhati Daerah Konut, Sabtu (19/6/2021). Permohonan maaf ini, kata Kacong, sama sekali dilakukan dengan tulus dan tanpa ada tekanan dan paksaan dari manapun. “Kami meminta maaf tanpa ada paksaan dari manapun”, ucapnya. Seperti diketahui, puluhan pemuda melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sultra, Jumat (18/6/2021). Aksi demo ini menyoal terkait pembangunan smelter di Konawe Utara. Namun akhirnya pendemo menyadari kekeliruannya dan meminta maaf. (aji/rls) 

Tags

Terkini