Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Kamar Dagang Industri (Kadin) Konawe, Rasing saat berfoto bersama di acara Munas Vll Kadin di Bandung. Foto: IST
UNAAHA - Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Konawe, meminta kepada Direksi Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV untuk tidak mengabaikan kontraktor lokal yang ada di Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam proses lelang di BWS.
Pernyataan itu , sebagai bentuk dukungan terhadap Dewan Penasehat Himpunan Pengusaha Tolaki (HIPTI-Sultra) Djainal yang menghimbau kepala BWS agar tidak mengabaikan kontraktor lokal dalam proses lelang pekerjaan.
Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Konawe, Rasing, mengatakan dengan mengakomodasi semua pengusaha luar Sultra dalam pengerjaan proyek-proyek di BWS dan mengabaikan pengusaha lokal yang notabene putra daerah Sultra, maka secara tidak langsung telah membunuh pelan-pelan pengusaha lokal.
Sementara dari segi kualitas pekerjaan dan perusahaan yang dimiliki pengusaha lokal sama dengan yang dimiliki kontraktor luar.
"Jadi pernyataan Dewan Penasihat HIPTI Sultra memang benar adanya, pengusaha lokal harus diberdayakan. Intinya jangan pengusaha luar semua yang masuk bekerja di BWS," terangnya.
Rasing yang juga Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Kamar Dagang Industri (Kadin) konawe ini menambahkan, jika pengusaha lokal tidak diberdayakan pada pekerjaan di BWS, maka seluruh pengusaha lokal tidak akan tinggal diam.
"Sebagai anak daerah yang paham dengan kondisi Sultra, kami tidak akan tinggal diam begitu saja," pungkasnya. (cr2/b/aji)