Wabup Konsel, Rasyid S.Sos M.Si saat turun langsung menemui aksi unjuk rasa perbaikan jalan di Desa Watumerembe. Foto: Rama/Rakyat Sultra.
ANDOOLO - Masyarakat Desa Watumerembe Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melakukan aksi unjuk rasa menuntut perbaikan jalan. Pasalnya, ruas jalan poros yang berstatus jalan provinsi di desa tersebut mengalami kerusakan parah berlubang dan berdebu.
Dalam aksi itu mereka memblokade jalan yang menghubungkan ibukota kabupaten dan Kota Kendari. Aksi tersebut sempat menimbulkan kemacetan bagi para pengguna jalan.
Mereka menuntut ketegasan pemerintah untuk perbaikan jalan itu.
Mendengar aksi itu, Wakil Bupati Konsel, Rasyid S.Sos M.Si turun lapangan menemui pendemo.
Setibanya dilokasi, Rasyid kemudian memberikan pemahaman pada warga bahwa aksi itu mengganggu ketertiban dan kemudian bernegosiasi agar massa mau membuka blokade jalan agar kembali bisa diakses pengendara.
Para pengunjuk rasa pun akhirnya mau membuka blokade jalan setelah lebih dari 2 jam melakukan aksi pemblokiran yang menyebabkan kemacetan panjang hampir 500 meter dari arah lalu lintas yang berlawanan baik menuju Andoolo maupun menuju Kendari.
Dalam kesempatan tersebut Wabup Rasyid berjanji segera akan melakukannya komunikasi dengan Gubernur H Ali Mazi dan juga pihak DPRD Sultra khususnya yang membidangi masalah infrastruktur agar segera masalah perbaikan jalan tersebut masuk dalam agenda prioritas Pemerintah Provinsi Sultra.
"Apa yang diaspirasikan akan kita sampaikan ke pemerintah provinsi dan DPRD provinsi. Sebab jalan ini berstatus jalan provinsi," ujar Rasyid kepada massa. (ram/aji)