konawe-raya

Sekda Konawe Lantik Delapan Kepala OPD, Dua Staf Ahli dan Satu Asisten

Rabu, 2 Juni 2021 | 10:57 WIB
Sekretaris Daerah Konawe Ferdinand Sapan saat melakukan penandatanganan naskah pelantikan. Foto: IST.   UNAAHA - Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe melakukan penyegaran di internal instansi dengan melantik delapan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dua staf ahli dan satu asisten, Senin (31/5/2021). Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Konawe Nomor 15 tahun 2021 sesuai surat rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan hasil uji kompetensi pada bulan Mei 2021. Kedelapan pimpinan OPD yang baru saja dilantik yakni Muh. Syahrullah jabatan sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) jabatan baru Staf Ahli Bupati Konawe. Samsul, jabatan sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan jabatan baru Staf Ahli Bupati Konawe. Kemudian Daud Sirupa, jabatan sebelumnya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana jabatan baru Asisten I. Selanjutnya, Ilham Jaya, jabatan sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup jabatan baru Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Herianto Wahab jabatan baru Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Nasruddin, jabatan sebelumnya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika jabatan baru Kepala Satuan Polisi Pamong Praja. Lalu Muhammad Akib Ras, Rais jabatan sebelumnya Asisten I jabatan baru Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Gunawan Samad, jabatan sebelumnya Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan jabatan baru Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura. Syahrudin, jabatan sebelumnya Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura jabatan baru Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan. Dari delapan OPD yang berganti pimpinan dua diantaranya masih berstatus kosong yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Ferdinand atas nama Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa di kantor Sekda Konawe. Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Konawe, Ferdinand mengatakan dalam setiap organisasi mutasi promosi maupun rotasi bertujuan untuk penataan organisasi, pengembangan karir dan pembinaan pola karir dengan kualifikasi kompetensi pejabat yang bersangkutan. Selain itu, penyegaran ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan pengalaman kerja, serta menghindari terjadinya kejenuhan kerja pada satu OPD. “Rotasi atau penyegaran ini sangat dibutuhkan untuk membantu bupati dalam membangun daerah, dan merupakan angin segar untuk kemajuan daerah,” ujarnya. Orang nomor satu di Konawe itu berpesan, ASN harus menjadi teladan masyarakat dalam mendorong penyelenggaraan pembangunan di seluruh Kabupaten Konawe. Karena peranan pemerintah merupakan perwujudan harapan masyarakat untuk menciptakan Sumber Daya Manusia yang dapat bersaing secara intelektual. Dirinya berharap kepada pejabat yang baru dilantik mampu ulet dalam mewujudkan pembangunan di berbagai pembangunan di berbagai bidang. Sementara itu, Sekda Konawe Ferdinand Sapan menyampaikan pelantikan itu jangan membuat semua akhirnya seakan-akan salah alamat. Sebab pelantikan adalah tanggung jawab sebagai ASN untuk ditempatkan dimana saja. “Jangan pernah menyalahkan orang yang memindahkan kita. Semua ada hikmahnya. Hikmahnya ialah kita harus menunjukkan kinerja kita di manapun kita ditempatkan,” katanya. Ia menjelaskan, kepemimpinan saat ini sudah menganut pola kepemimpinan adaptif yaitu kemampuan seseorang untuk melihat dinamika dan meresponnya secara positif baik peluang maupun masalah. Dijelaskan, kepemimpinan adaptif ialah pemimpin yang berfikir posisi bukanlah masalah. Pola kepemimpinan ini untuk menghadapi masalah kepemimpinan di masa mendatang. “Jadi jangan hanya merespon semua peluang tiba muncul masalah tidak tau harus apa,” ujar Ferdinand. Di akhir, Ferdinand berpesan agar para pimpinan OPD yang baru dilantik bisa memaksimalkan penggunaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang mengandalkan kecepatan. (cr2/b/aji)

Tags

Terkini