konawe-raya

Kewenangan Diambil Alih, DKP Konkep Tak Bisa Anggarkan Pabrik Es

Kamis, 1 April 2021 | 11:31 WIB
Kadis DKP Konkep James Adam Mokke saat menunjukan mesin pabrik es yang rusak di bilangan TPI Langara, Rabu (31/3/2021). Foto: Karim/Rakyat Sultra.      LANGARA - Pabrik Es balok milik Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) kian memprihatinkan, betapa tidak. Pabrik es yang dibangun Pemerintah Kabupaten Konawe saat sebelum Wawonii menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) itu, kini tidak bisa dioperasikan lagi karena beberapa peralatannya sudah mulai rusak. Meski seperti itu, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Konkep tak bisa menganggarkan untuk perbaikannya karena kewenangan pengelolaan pelabuhan perikanan diambil oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi. Demikian yang disampaikan Kadis KP Konkep James Adam Mokke saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (31/3/2021). Kata ia, dampak dari pemberlakuan Pedoman pelaksanaan pengalihan personel, pendanaan sarana dan prasarana, serta dokumen (P3D) lingkup urusan kelautan dan perikanan setelah ditetapkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, pihaknya serba terbatas. "Kewenangan pengelolaan TPI itu sudah diserahkan ke Provinsi makanya tahun 2021 kita tidak bisa menganggarkan lagi, sementara Pabrik es itu juga satu paket dengan pelabuhan pendaratan ikan termasuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN)," jelasnya. James mengaku, pihaknya pernah melakukan opname mesin pabrik es tersebut untuk mengecek tingkat kerusakannya, hasilnya membutuhkan sekira Rp 500 juta untuk memfungsikan kembali. "Jadi setelah kita hitung-hitung kalau perbaikannya. Kan, namanya juga barang lama diperbaiki tidak mungkin sama dengan barang kembali baru, dari pada kita perbaiki tidak akan kembali normal lebih baik bangun yang baru," katanya. Tetapi karena kewenangan sudah diambil alih kata James, maka tanggung jawab sepenuhnya sudah menjadi milik DKP Provinsi Sultra. Bahkan sambungnya pihaknya sudah pernah konsultasi ke Provinsi untuk permintaan pembangunan pabrik es di Konkep. "Sesuai hasil konsultasi kami di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi. Konkep jadi skala prioritas, karena salah satu potensi yang dimiliki Konkep adalah sektor perikanan sehingga diharapkan bisa memberikan kontribusi untuk pembangunan daerah," tandasnya. (r2/b/aji)

Tags

Terkini