Kondisi SPBU BBM Satu Harga Milik PT Yudafia yang ada di Langara, Kabupaten Konkep. Foto: Karim/Rakyat Sultra.
LANGARA - Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Wilayah IV menyambangi Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Kamis (18/3/2021). Tujuan lembaga anti rasuah ke Bumi Kelapa dalam rangka melakukan pembinaan penyelenggaran pemerintahan di daerah itu.
Selain melakukan evaluasi pencegahan korupsi di Pulau Wawonii. KPK RI itu juga sempat menyinggung soal Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) BBM satu harga yang bangunannya tidak representatif.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua KPK RI Lili Pantauli Siregar SH MH, saat audiensi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Konkep belum lama ini. Katanya, SPBU BBM satu harga itu harus diawasi dan dievaluasi Pemkab Konkep.
"Tolong yah Pak Bupati diawasi SPBU BBM satu harga supaya benar-benar bermanfaat untuk masyarakat," pintanya.
Dia bilang, karena BBM satu harga itu adalah bagian dari program pemerintah sebagai upaya pemerataan energi di wilayah pelosok Indonesia.
"Ini juga penting untuk diawasi termasuk bangunannya yang memadai," sentilnya menyoal bangunan SPBU BBM Satu Harga PT Yudafia yang berdiri sejak beberapa tahun lalu.
Sementara itu Sekda Konkep saat dikonfirmasi, Minggu (21/3/2021) melalui sambungan telepon belum memberikan jawab. (r2/b/aji)