Muh Rustam Arifin. Foto: Karim/Rakyat Sultra.
LANGARA-Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terus berupaya mencari solusi akibat dampak virus corona disease atau covid-19. Perhatian yang diberikan salah satunya adalah dengan memberikan bantuan sosial (bansos) tunai kepada 2.741 Kepala Keluarga kurang mampu. Bantuan itu berasal dari Kementerian Sosial RI.
Kadis Sosial Konkep, Muh Rustam Arifin saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/4/2020) mengatakan, di secara keseluruhan di Sultra kebagian 150.000 KK kuota sasaran dan Konkep kebagian 2.741 KK.
"Sesuai surat dari Kementerian Sosial yang kami terima kita kebagian 2.741 KK non-penerima PKH dan Sembako," jelasnya.
Meski demikian lanjutnya KK miskin yang akan menerima bantuan sosial tunai ini adalah KK yang masuk dalam data keluarga miskin terpadu yang pendataannya dilakukan tahun 2015 lalu oleh Badan Pusat Statistik.
"Bansos ini berlaku selama tiga bulan terhitung sejak April hingga Juni dengan besaran dana Rp600 ribu per kepala keluarga," katanya.
Kalau jumlah kuota tidak mampu dipenuhi sambung Rustam, maka bisa ditambahkan melalui data KK miskin non terpadu tetapi itu dilakukan sesuai mekanisme yang disyaratkan oleh Kementerian Sosial.
"Kalau kuota belum mampu kita penuhi maka kita bisa menambahkan melalui data KK miskin non terpadu, syaratnya adalah KK miskin nama dan alamat serta Nomor Induk Kependudukan jelas, kemudian dimasukan data tambahan yang diSKkan oleh Pak Bupati sebagai tambahan," ulasnya.
Rustam menambahkan, pencairan dana bansos akan diupayakan sebelum idulfitri pada Mei 2020 sudah bisa tersalurkan.
"Makanya kita dikasih dedline waktu penginputan data itu paling lambat 23 April 2020. Sekarang sementara kita rampungkan datanya," tambahnya. (r2/b/aji)