Unaaha - Sikap cuek Kepala Dinas PU Konawe, Ansarullah memancing amarah Komisi II DPRD Konawe. Bagaimana tidak, mantan Kabid Bina Marga Pu Konawe itu tak kunjung hadir dalam Rapat Kerja bersama di Dewan, Selasa (20/9).
Seyogyanya, rapat tersebut dimulai sejak pukul 10.00 Wita. Namun, hingga pukul 13.00 Wita, Ansarullah tak kunjung menampakkan diri. Padahal, hampir seluruh anggota komisi termasuk ketua Komisi II, Husnia N Makati hadir dalam rapat kerja tersebut.
Dibuat menunggu hingga berjam-jam tanpa ada konfirmasi dari sang kadis, anggita komisi II sesumbar menyuarakan kekecewaan.
"Ada apa ini sampai jam begini belum ada yang muncul. Kita semua lengkap hadir dari jam 10, baru kadisnya belum datang. Terbalik, harusnya mereka yang lebih duluan hadir. Ini malah kita yang menunggu," cetus Husnia.
Politisi PAN itu mengaku tersinggung dan merasa dilecehkan oleh singkap acuh Kadis PU. Pasalnya, bukan kali pertama Ansarullah mangkir dari panggilan dewan.
"Kita telpon tidak aktif. Katanya di lapangan. Ini sudah dua kali. Yang lalu kita undang tidak muncul juga. Ini pelecehan lembaga. Kita panggil undangan resmi kelembagaan," tegasnya.
Husnia tak mengetahui persis alasan Kadis PU enggan bertatap muka dengan Dewan. Kata dia, pemanggilan kepala SKPD dalam agenda rapat kerja harusnya disikapi positif. Bukan malah dianggap sebagai momok menakutkan.
"Banyak agenda yang mau dibahas. Kita mau tahu sejauh mana realisasi pembangunan. Apalagi ada pembekuan DAK sampai 10 persen imbas revisi APBN. Soal proyek swakelola juga, PAD juga," ujarnya.
Komisi II dikabarkan akan melakukan pemanggilan ke-tiga pada Kadis PU Konawe. Jika pada panggilan terakhir ini, PU tak kunjung merespon, Husnia menegaskan pihaknya akan mengambil sikap tegas.
"Kita akan bawa ke ranah hukum," singkatnya. (lin/ian)