konawe-raya

Ukur Kinerja SKPD, Bupati Bikin Pakta Integritas

Jumat, 12 Agustus 2016 | 11:51 WIB
Bupati Konkep, Ir H Amrullah MT

 

LANGARA - Minimnya serapan anggaran Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) pada semester II triwulan ke II Tahun 2016 yang baru terserap 26 persen membuat Bupati Konkep, Ir H Amrullah MT segera bergegas untuk membuat pakta integritas kepada para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) guna mengukur kinerja masing-masing SKPD.

Oleh karenanya Ir H Amrullah MT memberikan penekanan kepada seluruh Kepala SKPD untuk menggenjot serapan anggaran agar bisa mencapai target maksimal tahun ini.

"Kedepannya saya akan buat pakta integritas dimana salah satu poin dalam pakat integritas tersebut adalah soal serapan anggaran. Jika tidak memenuhi target berarti penilaian kinerja dia (Kadis) tidak maksimal jadi harus siap-siap dan itu konsekuensi seorang pejabat," tegas Ir H Amrullah MT sembari tersenyum di ruang kerjanya, Kamis (11/8).

Meski minim serapan anggaran pada triwulan ke tiga tahun ini, Ir H Amrullah MT berkeyakinan bahwa serapan anggaran akan ada kenaikan pada bulan depan karena beberapa proyek besar mulai kontrak dan tinggal menunggu proses pelaksanaan.

"30 sampai 35 persen bisa dicapai di bulan depan ini karena pekerjaan besar sudah terkontrak tinggal menunggu proses pelaksanaan yang jelas diakhir tahun harus digenjot serapan anggaran hingga 100 persen," katanya.

Dengan maksimalnya serapan anggaran lanjutnya Konkep akan bebas dari sanksi penalti pemotongan anggaran berupa dana transfer pusat ke daerah yakni Dana Alokasi Umum (DAU),"Kalau kita tidak mampu mencapai 80 persen ke bawah kita akan dikenakan pemotongam DAU hingga 100 Miliar," katanya.

Diakuinya juga rendahnya serapan anggaran di Konkep adalah imbas dari masa transisi kepimpinan namun katanya itu tidak terlalu signifikan.

"Tapi memang ada pengaruhnya. Ada juga SKPD yang belum terlalu memahami proses-proses pelaksanaan program kegiatannya bahwa tata urutannya sebenarnya harus ada design dulu kemudian ada dokumen lelangnya, untuk diserahkan ke ULP untuk proses lelang. Ada beberapa kasus yang design hampir bersamaan dengan proses pelelangan. Jika perencanaan baik design lebih duluan di tahun sebelumnya tahun berikutnya baru masuk fisiknya tentu tidak menghambat proses lelang pekerjaan dan itu bisa lebih cepat," tandasnya.(cr1/b/ian)

Tags

Terkini