konawe-raya

Melihat Kondisi warga Konut, Pascabanjir Bandang Sepanjang Jalan-jalan Utama, Warga Jadikan sebagai Tempat Menjemur

Selasa, 19 Juli 2016 | 11:50 WIB

Pemandangan di daerah banjir terparah, yakni kecamatan Andowia, desa Larobende sepanjang jalan, warga menjemur pakaian dan barang-barang yang terkena banjir dan lumpur, seperti ranjang dan springbad.

Tak hanya pakaian warga yang dijemur. Pemilik toko bangunan yang terletak dipinggir jalan trans Sulawesi yang ikut terendam banjir, juga  ikut menjemur bahan-bahan bangunan yang dijualnya, seperti semen yang terendam banjir.

Didesa ini, warga yang menjadi korban banjir ada 483 jiwa, dari 113 kepala keluarga. Untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum, warga di desa ini bergantung pada 52 karung beras bantuan yang diberikan pemda Konut.

Lasama, salah satu warga korban banjir Desa Laribende kecamatan Andowia menuturkan, akibat banjir yang menggenangi rumahnya, hampir semua barang-barang yang ada didalam rumahnya rusak parah. Dirinya mempekirakan kerugian yang dialaminya puliuha juta rupiah.

"Banjir datang tiba-tiba dan kita masih tidur. Jadi yang kita selamatkan surat-surat yang berharga saja," kata Lasama, Senin (18/7).

Barang-barang yang ikut terendam air berupa barang-barang elektronik seperti TV, kulkas, mesin cuci, labtop, komputer, kipas angin, printer, cosmos hancur semua.

Dirinya berharap pemda bisa memberikan bantuan yang layak. Apalagi bahan makanan mereka ikut terendam banji dan sudah tidak bisa dimakan lagi.

"Bantuan beras 52 karung yang dari Raskin tidak cukup untuk kita yang banyak ini. Kita harap pemda cepat memberikan bantuan yang selayaknya," harapnya. **

Halaman:

Tags

Terkini