KENDARI, rakyatsultra.id - Dalam Rangka Memperingati Hari Pendidikan Internasional PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar kegiatan serentak di 21 Kampung Madani salah, satunya dari PNM Cabang Kendari yang terletak di desa Koronua, Kecamatan Sabulakoa, Kabupaten Konawe Selatan gunanya memberikan edukasi kesehatan khususnya pencegahan Diabetes Melitus kepada para masyarakat terutama para pelajar.
Kegiatan tersebut di hadiri langsung oleh Pemimpin Cabang PT Permodalan Nasional Madanai Kendari Salim SH MM dan Kepala Puskesmas Sabulakoa Gede Sila. Adapun rangkaian Kegiatannya yaitu PNM Mengajar dengan jumlah peserta 38 orang anak dan Sosialisasi Kesehatandan Pencegahan Diabetes Terhadap Anak yang diikuti oleh ibu ibu nasabah mekaar sebanyak 57 orang.
Dalam kesempatannya Salim mengatakan, dengan keadaan saat ini, patutnya harus disyukuri karena masih diberikan napas untuk dapat menikmati udara segar. Namun, bayangkan jika tiba-tiba saudar-saudara sekalian terkena penyakit stroke atau serangan jantung, tentu menakutkan? Karena selain harus mengeluarkan biaya besar untuk mengobati penyakit tersebut, juga membuang banyak waktu secara sia-sia karena harus dirawat di rumah sakit. Oleh karena itu, menjaga kesehatan tubuh terbukti menjadi satu hal yang sangat penting.
"Ketika kita dapat menjaga kesehatan maka kita bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan nyaman. Dengan tubuh yang sehat akan membuat kita lebih berkonsentrasi dalam belajar serta bekerja sehingga daya tangkap dan ingat kita menjadi lebih baik karena tubuh sehat yang memacu otak kita untuk dapat bekerja secara optimal," ujarnya.
Ia menjelaskan, menjaga kesehatan tidak hanya baik untuk diri kita, tetapi juga untuk masa depan bangsa kita. Bangsa yang kuat adalah bangsa yang dihuni oleh masyarakat yang sehat, baik secara jasmani maupun rohani. Namun, jika suatu bangsa dihuni oleh masyarakat yang tidak sehat apalagi rohaninya maka masa depan bangsa tersebut pula akan hancur karena ulah masyarakatnya sendiri.
Sambungnya, olehnya itu, pengelolaan dan pencegahan diabetes pada anak harus dilakukan sejak dini yang bertujuan untuk melindungi generasi penerus dari ancaman penyakit. Pola hidup yang kurang sehat dengan konsumsi makanan dan minuman yang memiliki kandungan gula tinggi saat ini menjadi rutinitas kehidupan anak-anak, kondisi ini sangat mengkhawatirkan.
"Diabetes melitus (DM) atau penyakit kencing manis adalah gangguan metabolisme yang timbul akibat peningkatan kadar gula darah di atas nilai normal yang berlangsung secara kronis. Hal ini disebabkan adanya gangguan pada hormon insulin yang dihasilkan kelenjar pankreas," ujarnya.
IDAI mencatat, ada 1.645 anak dengan diabetes melitus yang tersebar di 13 kota di Indonesia yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Semarang, Yogakarta, Solo, Denpasar, Palembang, Padang, Medan, Makassar, dan Manado. Selain itu, hampir 60% penderitanya adalah anak perempuan. Sedangkan berdasarkan usianya, sebanyak 46% berusia 10-14 tahun, dan 31% berusia 14 tahun ke atas.
Untuk itu, perlunya dilakukan pencegahan Diabetes pada anak dengan mempertahankan berat badan ideal anak. Jika anak memiliki berat badan berlebih, maka upayakan untuk menguranginya sekitar 5-10% untuk mengurangi risiko. Kemudian perbanyak makan buah dan sayur, dengan mengonsumsi berbagai macam buah dan sayur setiap hari, maka risiko DM tipe-2 dapat berkurang.
Kurangi minum minuman manis dan bersoda.
Aktif berolahraga. Upayakan untuk berolahraga setidaknya 30 menit dalam sehari untuk mencapai berat badan ideal dan menekan tingginya risiko DM tipe-2. Selain itu berolahraga juga bisa menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan kadar insulin. Batasi waktu penggunaan gadget. RS