konawe-raya

Tata Ruang Angata-Laonti Masuk Tahapan Konsultasi Publik

Kamis, 9 November 2023 | 09:19 WIB
Penyusunan Tata Ruang Kecamatan Amgata dan Laonti.

ANDOOLO, rakyatsultra.id - Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kemen ATR/BPN) Bagian Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II terus berkolaborasi menggenjot penyelesaian penyusunan dokumen Rencana Detail Tata Ruang  (RDTR) Wilayah Perencanaan (WP) Kecamatan Angata dan Kecamatan Laonti.

Setelah melaksanakan Konsultasi Publik I September lalu, melalui berbagai tahapan Focus Group Discussion (FGD) kini memasuki tahapan Konsultasi Publik tahap Ke-II, Rabu (8/11) di Azizah Hotel Kendari. 

Konsultasi Publik tentang Penyusunan  RDTR dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) ini di buka Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Hidayatullah SP MSi dan dihadiri Koordinator Perencanaan Tata Ruang Kabupaten Wilayah Sulawesi dan Maluku Direktorat Jenderal Tata Ruang Kemen ATR/BPN Septiadi Ari Nugroho, Kadis PUTR Konawe Selatan, Askar, Sekdis Mutakhir Hidayat, Camat Angata La Anda, Camat Laonti, Palaki kepala desa, tokoh masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), akademisi serta stakeholder lainnya.

 Membuka kegiatan, Staf Ahli Sekretariat Daerah Konawe Selatan, Hidayatullah mengatakan tata ruang merupakan salah satu acuan penting untuk semua kepastian,  seperti kepastian berusaha, hidup dan sebagainya.

 Hidayatullah menuturkan tata ruang merupakan penjabaran dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten k edalam rencana distribusi pemanfaatan ruang dan bangunan serta bukan bangunan pada kawasan perkotaan  maupun kawasana fungsional kabupaten.

 "Dengan kata lain, RDTR kabupaten berfungsi mengatur dan menata kegiatan fungsional yang direncanakan oleh perencanaan ruang diatasnya," jelas Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Konawe Selatan ini.

 Hidayatullah menambahkan penyusunan RDTR WP Angata-Laonti disusun agar tersedia rencana yang dapat mengarahkan perkembangan dan pertumbuhan kedua kawasan.

 "Termasuk menetapkan blok-blok peruntukan kawasan dengan memperhatikan keterkaitan antar kegiatan fungsional agar tercipta lingkungan yang serasi, selaras, seimbang dan terpadu," tukas Hidayatullah.

 Sementara, Kadis PUTR Konawe Selatan, Askar mengatakan kegiatan hari ini lebih merumuskan pembahasan materi teknis rencana RDTR dan Ranperkada.

 Kata Askar, pembahasan isu PB rumusan alternatif dan perbaikan KRP serta kajian lingkungan hidup strategis dengan materi daya dukung daya tampung, dampak resiko lingkungan hidup, jasa ekosistem,  efisiensi pemanfaatan SDA, kerentanan terhadap perubahan iklim, ketahanan keanekaragaman hayati dan rekomendasi perbaikan untuk 20 tahun mendatang.

 "Kita angkat juga isu stategis kedua wilayah perencanaan diantaranya  terkait kewilayahan,  sosial ekonomi dan isu lingkungan dengan berbagai konsep pengembangan dan Konsep penataruangan," tambah Askar.

 Kegiatan ini lanjut Askar, untuk mewujudkan ruang wilayah aman, nyaman produktif, berkelanjutan, maju, mandiri dan lestari yang berbasis pada sektor pertanian, perikanan, pertambangan dan industri dengan mengedepankan prinsip berkelanjutan. HDI/RS

Tags

Terkini