LANGARA, rakyatsultra.id - Bupati Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Ir H Amrullah MT resmi meneken Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 sebesar Rp23,5 Miliar yang diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Konkep.
Penandatanganan dan penyerahan NPHD itu telah disepakati bersama antara Pemkab dan KPU Konkep yang dilaksanakan di Kantor Bupati Konkep, Rabu (1/11).
Bupati Konkep, Ir H Amrullah MT usai penandatanganan NPHD dengan Ketua KPU Konkep mengatakan, bahwa NPHD ini adalah amanah Undang-undang terkait dengan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024
"Yang menjadi tanggung jawab Pemkab Konkep adalah pembiayaan Pilkada. Alhamdulillah, setelah melalui tahapan proses, pengajuan dari KPU terkait dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) kemudian bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dibimbing Pak Sekda, memverifikasi, mengevaluasi usulan KPU Konkep sehingga disepakatilah angka yang paling efisien untuk proses pembiayaan 2024 sebagaimana amanah peraturan pemerintah bahwa harus dialokasikan 40 persen di tahun 2023 kemudian di tahun 2024, 60 persen," jelasnya
Untuk anggaran empat puluh persen sambungnya, sudah teralokasi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2023. Tinggal proses pencarian.
"Pada kesempatan ini saya berterimakasih kepada komisioner KPU Konkep yang memahami kondisi fiskal daerah sehingga disepakati angka yang paling efisien," katanya.
Ditanya berapa jumlah anggaran Pilkada secara keseluruhan? Ia menaksir kurang lebih Rp40 Miliar, meliputi anggaran KPU, Bawaslu dan Pengamanan TNI Polri.
"Tapi yang kita siapkan tahun ini baru KPU dan Bawaslu, anggaran pengamanan nanti di Tahun 2024. Saya berharap anggaran ini dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kesuksesan Pilkada tahun 2024," pintanya.
Di tempat yang sama, Ketua KPU Konkep, Nasruddin mengapresiasi dukungan dan komitmen Pemkab Konkep yang telah menghibahkan anggaran Pilkada 2024. Karena itu, ia berkeyakinan pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan bisa terselenggara dengan baik.
"Apalagi dengan anggaran yang memadai tentu tahapan pelaksanaan bisa berjalan lancar sehingga pelaksanaan Pilkada bisa terselenggara dengan sukses," tandasnya. RS