Jumat, 28 Agustus 2026

Dukung UKW Perdana, Wabup Konawe Tekankan Tanggung Jawab Moral Insan Pers

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Senin, 4 Mei 2026 | 18:37 WIB
Suasana UKW di Konawe
Suasana UKW di Konawe

KONAWE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe menyatakan komitmennya untuk mendukung peningkatan kualitas insan pers melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Hal tersebut disampaikan langsung Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, saat menghadiri pembukaan UKW yang digelar disalah satu hotel di Konawe, Senin (4/5/2026).

Syamsul Ibrahim menyampaikan, pemerintah daerah membuka ruang kerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Konawe untuk menyelenggarakan UKW secara berkelanjutan, termasuk mendorong pelaksanaan UKW perdana di daerah tersebut.

“Pemerintah daerah sangat mendukung kinerja wartawan. Tanpa pers, kita tidak akan mendapatkan informasi yang akurat dan akuntabel,” ucapnya.

Ia juga menyinggung pentingnya peningkatan kapasitas wartawan, tidak hanya melalui UKW, tetapi juga melalui pendidikan formal.

“Wartawan tidak cukup hanya ikut UKW. Saya berharap insan pers juga terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tambahnya.

Lebih jauh, Wakil Bupati mengingatkan besarnya tanggung jawab moral yang melekat pada profesi jurnalis. Menurutnya, sebuah tulisan memiliki kekuatan besar—tidak hanya mampu mengangkat derajat seseorang, tetapi juga bisa merusak reputasi secara permanen.

“Jari dan tangan Anda bisa ‘membunuh’ karakter seseorang sampai akhir hayatnya. Inilah hebatnya profesi insan pers,” tegasnya.

Syamsul Ibrahim bilang, bahwa karya jurnalistik harus lahir dari pikiran yang jernih dan rasional, bukan dari emosi atau kepentingan pribadi.

“Kita boleh mati, tapi tulisan kita tidak akan pernah mati. Karena itu, pastikan setiap informasi yang disajikan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemda Konawe juga menyatakan siap mendukung pelaksanaan UKW di masa mendatang serta mendorong peningkatan kualitas wartawan di daerah agar mampu bersaing secara profesional.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas insan pers, pemerintah daerah juga berencana menggelar lomba karya jurnalistik pada peringatan HUT RI 17 Agustus maupun Hari Sumpah Pemuda.

Mengakhiri sambutannya, Syamsul Ibrahim mengingatkan pentingnya adaptasi dan integritas dalam dunia pers.

“Tidak berkembang sama dengan tersingkir. Jika tidak maju, kita akan tertinggal dan tergeser,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Terpopuler

X