Jumat, 28 Agustus 2026

BPBD Konut Turunkan Tim Reaksi Cepat Tangani Banjir di Langeo Utama

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Senin, 7 Maret 2022 | 12:40 WIB
Banjir merendam delapan rumah warga di Desa Longeo Utama, Konut   WANGGUDU - Meluapnya sungai Peroa yang melintasi Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) mengakibatkan delapan rumah Kepala Keluarga (KK)di Desa Longeo Utama terendam banjir, Jumat (4/3/2022). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe Utara menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC), langsung ke lapangan dengan melakukan kaji cepat di lokasi kejadian untuk mengejek adanya banjir yang mengakibatkan rumah warga terendam. Sekretaris BPBD Konut, Djasmidin mengatakan, laporan diterima dari masyarakat pada pukul 17:30 Wita, Jumat (4/3/2022) degan hasil peninjauan tim, desa yang tergenang ini sudah menjadi langganan banjir kiriman di setiap musim hujan, akibat meluapnya Kali Peroa. "Saya sendiri turun ke lokasi. Hasil pantauan kami rumah warga terendam sebanyak delapan unit. Selain debit air yang besar, penyebab lainnya karena adanya pedangkalan kali. Sebab kondisi rumah warga membangun melewati bibir sungai," ucap Djasmidin, Sabtu (5/3/2022). Djasmidin menegaskan, pihak BPBD Konut terus memantau kembali ke lokasi banjir untuk memberikan imbauan dan mengkaji cepat akibat luapan sungai Peroa itu, agar tidak menimbulkan dampak kerugian kepada masyarakat. "Ketika air surut sudah dibersihkan dan warga juga telah kembali ke kediamannya. Kami juga sudah imbau agar jika terjadi banjir susulan agar warga dievakuasi ke tempat yang lebih aman, sebab sungai kecil menikung serta bersambung langsung dengan draienase jalan lintas trans-Sulawesi sehingga berpotensi banjir," katanya. Pria berkacamata itu menerangkan, langkah penanganan untuk mengantisipasi agar sungai tersebut tidak meluap, maka perlu dilakukan pengerukan sungai dan penguatan tebing. "Serta kita harus melakukan pemasangan Boxculver yang memotong jalan trans-Sulawesi, sehingga air tidak lagi menikung mengikuti drainase jalan poros trans-Sulawesi, dan meluruskan anak sungai tersebut langsung bermuara ke Sungai Lasolo," ucap Djasmidin. (p3/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X