Jumat, 28 Agustus 2026

Damkar Konut Imbau Masyarakat Waspada Kebakaran Hutan di Musim Kemarau

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Rabu, 10 November 2021 | 06:43 WIB
      Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Konawe Utara.   WANGGUDU- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Konawe Utara (Konut) mengimbau warganya terus waspada terhadap kebakaran. Khususnya memasuki musim kemarau. Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Konut melalui Kabid Pencegahan dan Pengawasan, Ansar Junus menyampaikan agar  seluruh warga Konut waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama kebakaran hutan, lahan dan pemukiman penduduk. "Saya mengharapkan masyarakat Konut agar berhati-hati terhadap potensi bahaya kebakaran, hutan/lahan dan pemukiman penduduk," ungkapnya (9/11/2021). Imbauan waspada digaungkan karena  kondisi armada pemadam kebakaran rusak berat, saat ini masih dalam perbaikan. "Kami dari dinas terkait dalam hal ini Dinas Pemadam Kebakaran sangat terbatas baik jumlah personel maupun armada yang kami miliki. Jika kita mengacu pada standar operasional prosedur tidak dapat kami lakukan, pengendalian, pencegahan dan pemadaman secara baik jika terjadi bencana kebakaran," jelasnya. Potensi terjadinya kebakaran sebagian besar dari kebakaran hutan/ lahan dan aktifitas rumah tangga seperti instalasi listrik, meninggalkan kompor gas atau tungku masih dalam kondisi menyala. Sehingga senantiasa mengecek kompor gas agar tidak bocor, membiarkan anak-anak bermain sumber api, dan jangan membakar sampah. "Karena suhu udara yang panas saat ini bisa menjadi picuan api cepat membesar. Sehingga yang harus kita hindari saat ini adalah penyebab terjadinya potensi kebakaran," bebernya. "Tidak kalah pentingnya adalah jangan membakar sampah. Karena membakar sampah bisa berdampak pada kerusakan lingkungan, juga menjadi pemicu kebakaran yang lebih besar," tambahnya. "Lebih baik kita mencegah dari pada kalau sudah terjadi kebakaran, sebab sesuatu yang kita tidak duga jika terjadi musibah kebakaran tentunya akan menimbulkan kerugian besar hingga korban nyawa, "tutupnya. (p3/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Terpopuler

X