Muhammad Thariq Sabara.
UNAAHA - Duka masih mendekap. Air mata belum juga kering. Konawe baru saja kehilangan salah satu putra terbaiknya. Dialah Gusli Topan Sabara (GTS), sosok pemimpin dari negeri para leluhur, Tanah Kerinduan, Kabupaten Konawe.
Baru baru ini awak media yang kerap meliput kegiatan Pemerintahan Kabupaten Konawe berkesempatan berkunjung ke rumah duka. Rumah yang biasa disebut almarhum GTS sebagai rumah cinta.
Di sana sejumlah wartawan disambut anak sulung almarhum. Dia adalah Muhammad Thariq Sabara atau akrab disapa Bimo. Ia tampak mengenakan kemeja hitam dan kopiah senada. Raut duka belum hilang dari wajahnya. Namun sesekali ia samarkan dengan senyum. Ia lalu mengajak ke ruang kerja almarhum yang berada di bagian belakang rumah.
"Saya bermimpi bapak ke ruangan ini sambil tersenyum. Makanya ruangannya tadi saya langsung bersihkan," ujarnya sambil menarik napas dalam-dalam.
Bimo kemudian melanjutkan dengan mengatakan jika kepergian bapaknya, Kamis malam (5/8/2021) cukup berat ia terima. Akan tetapi, ia dan keluarga telah ikhlas dengan hal tersebut.
Bimo pun mengutarakan jika keluarga besar GTS, khususnya dari keluarga besar Sampara Raya memohon maaf kepada masyarakat Konawe secara menyeluruh.
"Jika ada salah kata atau perbuatan almarhum semasa hidup, mohon dimaafkan, agar kuburan bapak bisa dilapangkan. Adapun kebaikan yang dilakukan bapak selama hidup, semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi amal jariah bapak di akhirat," harapnya.
Bimo juga tak lupa meminta masyarakat Konawe untuk mengirim doa, agar almarhum senantiasa tenang, damai dan mendapat tempat di sisi Allah.
Bimo juga mengungkapkan bahwa masih banyak cita-cita GTS yang semasa hidup belum tercapai. Khsusnya program-program Konawe Gemilang yang berfokus pada kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
"Kami sadar masih banyak cita-cita dan janji-janji dari bapak yang masih belum terlaksana. Untuk itu, mari kita doakan bapak Bupati Konawe (Kery Saiful Konggoasa) agar senantiasa diberi kesehatan untuk bisa melanjutkan cita-cita besar KSK-GTS untuk menjadikan Konawe ini gemilang," imbuhnya.
Adapun sejumlah janji dan program yang telah terealisasi lanjut Bimo, ia berharap semoga hal itu bisa menjadi pengingat bagi masyarakat. Pengingat bahwa pernah ada seorang pemimpin di Konawe yang selalu mencurahkan hidupnya untuk bekerja pada kemaslahatan orang banyak.
"Bapak adalah orang yang menempatkan pekerjaan sebagai ibadah. Selalu menjujung tinggi budaya dan adat kalosara yang menjadi prinsip hidup orang Konawe. Kami berharap semoga bapak tenang dan damai selamanya di sana," tambahnya.
Bimo juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim dokter dan perawat yang sudah menjaga dan merawat almarhum selama di rumah sakit.
"Terima kasih kepada tim dokter dan perawat yang telah berupaya maksimal selama bapak dalam masa perawatan. Terimakasih yang tak terhingga," pungkasnya. (cr2/b/aji)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Redaksi
Terkini
Senin, 24 Agustus 2026 | 12:04 WIB
Senin, 17 Agustus 2026 | 22:32 WIB
Jumat, 31 Juli 2026 | 18:26 WIB
Kamis, 30 Juli 2026 | 22:09 WIB
Senin, 20 Juli 2026 | 20:49 WIB
Selasa, 14 Juli 2026 | 15:47 WIB
Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:27 WIB
Rabu, 8 Juli 2026 | 14:12 WIB
Senin, 6 Juli 2026 | 12:17 WIB
Minggu, 5 Juli 2026 | 22:30 WIB
Selasa, 30 Juni 2026 | 18:35 WIB
Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:10 WIB
Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB
Selasa, 23 Juni 2026 | 19:16 WIB
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:52 WIB
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:44 WIB
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:40 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:04 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 18:39 WIB
Selasa, 9 Juni 2026 | 14:42 WIB