Kepala Satpol-PP dan Damkar Konawe saat divaksinasi oleh Dinkes Kabupaten Konawe di Kantor Satpol-PP Konawe, Selasa (4/5/2021).
UNAAHA - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali melakukan vaksinasi di instansi pemerintah daerah setempat.
Kemarin, Selasa (4/5/2021), giliran Dinas Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) yang mendapat giliran vaksinasi dari tim Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe.
Koordinator Pelaksana Vaksin Covid -19 Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, Wiwin S.ST, M.Kes menyampaikan, khusus di Konawe baru 13 instansi yang menyerahkan datanya ke Dinkes Konawe.
Ke-13 instansi tersebut yaitu BKKBN, Kominfo, PUPR, Peternakan, PTSP, Sosial, Inspektorat, Sat Pol PP, Dinas Litbang, Pemuda dan Pariwisata, Pertanahan, Bappeda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
"Yang sudah kami layani itu baru tujuh instansi. Termasuk Sat Pol PP hari ini (kemarin) yang kita vaksin," ujarnya.
Wiwin memaparkan, data Vaksinasi Covid-19 di Dinas Kesehatan per tanggal 30 April 2021 yakni Dosis satu jumlah yang divaksinasi sebanyak 4.588. Selanjutnya SDM Kesehatan yang telah di vaksinasi sebanyak 1.839.
Kemudian, untuk Petugas Publik 2696 dan Lansia baru 53 orang. Sehingga Total keseluruhan untuk dosis satu sebanyak 4.588. Sementara untuk pemberian dosis kedua, Dinas Kesehatan mencatat data sebanyak 4.233 yang terdiri dari SDM Kesehatan 1.815, Petugas Publik 2.374 dan Lansia sebanyak 44 orang.
Dari tiga sasaran target vaksinasi tersebut, pihaknya mengklaim pemberian vaksinasi kepada tenaga kesehatan (Nakes) lingkup Pemda Konawe telah melebihi dari target awal. Di mana target pemberian vaksinasi khusus Nakes di Kabupaten Konawe sebanyak 1.800 orang.
"Untuk Layanan Publik target kita sebanyak 23.548 orang dan itu baru mencapai 11,21 persen. Sedangkan untuk target lansia sebanyak 18397 orang itu masih 0,26 persen yang dipenuhi," terangnya.
Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol - PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Konawe Dr. H. Herianto Wahab mengatakan dari 265 Honorer dan 53 Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang hadir untuk menjalani vaksinasi sebanyak 119 orang. Adapun sisanya sebanyak 199 orang, H. Herianto Wahab menyebut sudah memerintahkan anggotanya untuk melakukan vaksinasi di Puskesmas terdekat.
"Yang tidak sempat hadir hari ini saya sudah perintahkan untuk vaksin di Puskesmas setempat karena rencana tanggal 28 Mei dilakukan vaksin dosis kedua," kata H. Herianto Wahab saat ditemui usai menjalani vaksinasi Sinovac di kantor Sat Pol PP dan Damkar , Selasa (4/5/2021).
Menurut mantan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokoler Sekretariat Daerah (Setda) Konawe itu,
bagi pegawai Sat Pol PP dan Damkar (PHL, PNS) yang tidak melaksanakan perintah tersebut bakal diberikan sanksi.
"Ini penting, kita harus memberikan contoh kepada masyarakat. Kita tujuannya kan mau menyukseskan program pemerintah, jadi tidak ada alasan. Selama tidak ada penyakit bawaan, maka wajib untuk divaksin," tegasnya.
Herianto pun berharap pegawai Satpol PP dan Damkar dapat divaksin semuanya. Karena kata dia, Sat Pol PP dan Damkar banyak bersentuhan dengan aktivitas masyarakat.
Menanggapi rendahnya capaian vaksinasi tersebut, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Dr. Ferdinand Sapan, SP, MH mengimbau seluruh pihak agar pro aktif dalam pelaksanaan Vaksinasi khususnya di Kabupaten Konawe.
Ferdinand menerangkan bahwa rendahnya capaian itu disebabkan oleh terbatasnya supaya vaksin yang diterima oleh Pemda Konawe. "Kita berharap ke depan suplai vaksinnya lancar, sehingga target itu bisa kita capai ," katanya.
Dirinya juga menyampaikan agar instansi yang belum memasukan data ke Dinkes Konawe untuk di Vaksin supaya segera melaporkan data pegawainya untuk di data. Karena, setelah fungsi - fungsi pelayanan publik sudah terpenuhi (divaksin sesuai target) Gugus Tugas akan langsung prioritaskan kepada lansia yang berisiko tinggi.
Selain ASN, Jenderal ASN Kabupaten Konawe itu juga meminta pihak Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe untuk pro aktif dalam program vaksin Covid-19.
Terkhusus anggota DPRD Konawe, menjelang lebaran dan sesudah lebaran tentu banyak berinteraksi dengan konstituen. Sehingga vaksinasi bagi Wakil Rakyat itu menjadi penting dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19.
"Apakah mereka mendatangi atau didatangi konstituennya. Jadi vaksinasi bagi anggota DPRD itu sangat penting dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Konawe,"ujarnya.
Menurutnya, Anggota DPRD sangat rentan terpapar Covid-19 sehingga wajib bagi mereka divaksin. Untuk itu, selaku ketua Gugus Tugas berharap anggota DPRD Konawe proaktif dalam rangka menyukseskan program pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah ini.
"Harapan saya jangan didatangi lah tapi pro aktif untuk itu. Mereka intensitasnya tinggi sekali, saat ke luar daerah maupun saat mereka pulang dan beraktivitas kembali. Kalau kita ini pegawai kecenderungannya bertahan, melayani. Dari rumah ke kantor, dari kantor ke rumah," pungkasnya. (cr2/b/aji)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Redaksi
Terkini
Senin, 24 Agustus 2026 | 12:04 WIB
Senin, 17 Agustus 2026 | 22:32 WIB
Jumat, 31 Juli 2026 | 18:26 WIB
Kamis, 30 Juli 2026 | 22:09 WIB
Senin, 20 Juli 2026 | 20:49 WIB
Selasa, 14 Juli 2026 | 15:47 WIB
Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:27 WIB
Rabu, 8 Juli 2026 | 14:12 WIB
Senin, 6 Juli 2026 | 12:17 WIB
Minggu, 5 Juli 2026 | 22:30 WIB
Selasa, 30 Juni 2026 | 18:35 WIB
Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:10 WIB
Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB
Selasa, 23 Juni 2026 | 19:16 WIB
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:52 WIB
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:44 WIB
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:40 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:04 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 18:39 WIB
Selasa, 9 Juni 2026 | 14:42 WIB