Jumat, 28 Agustus 2026

Pemkab dan DPRD Diminta Tak Beri Ruang Pertambangan di Konkep

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Rabu, 31 Maret 2021 | 12:47 WIB
  Massa Front Rakyat Sultra Bela Wawonii (FRSBW) saat menggelar demonstrasi, di Kantor Bupati Konkep yang dihalangi Polisi Pamong Praja (Pol-PP), Rabu (31/3/2021). Foto: Karim/Rakyat Sultra.   LANGARA - Puluhan massa yang mengatasnamakan Front Rakyat Sultra Bela Wawonii (FRSBW) mendatangi Kantor Bupati Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Rabu (31/3/2021). Mereka melakukan protes terhadap draf Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang saat ini tengah digodok oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Konkep. Salah seorang orator, Juslan saat menyampaikan orasi mengatakan, salah satu isu yang mengemuka adalah dimasukannya ruang pertambangan dalam draf RTRW yang bertentangan dengan UU 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan wilayah pesisir dan Pulau-pulau kecil. "Kami mendesak Bupati dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Konkep untuk tidak memasukan ruang tambang di Kabupaten Konawe Kepulauan dalam rancangan RTRW," tegasnya. Tak hanya itu, Juslan juga meminta DPRD, Bupati dan Kepala Bappeda serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Konkep untuk mengevaluasi kajian lingkungan hidup strategis serta naskah akademik terhadap RTRW. "Jika tuntutannya kami tidak dihiraukan, maka kami akan menduduki Gedung DPRD Konkep," ancamnya. Secara terpisah Kepala Bappeda Konkep Saifuddin Alibas saat dikonfirmasi via selular mengatakan, Draft RTRW Konkep masih dalam tahap perancangan belum finalisasi. "Nanti final setelah terlaksana rapat lintas sektor. Baru ditetapkan persetujuan substansi, tapi ini belum final," sebutnya. Sejauh ini sambungnya belum bisa memberikan penjelasan lebih jauh karena masih berada di luar daerah. "Nanti saya pulang baru kita diskusi, jangan sampai penyampaiannya sepotong-potong," ucapnya. (r2/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Terpopuler

X