Jumat, 28 Agustus 2026

Pemkab Konawe Janji Akan Buat Jembatan Darurat Penghubung Latoma

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Rabu, 17 Juni 2020 | 14:57 WIB
Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara saat menerima langsung pengunjuk rasa di halaman kantor Bupati Konawe, Rabu (17/6). Foto: Ashry/RakyatSultra   UNAAHA - Warga Kecamatan Latoma, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tergabung dalam Konsorsium Masyarakat Latoma (KML) kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid ll di Kantor Bupati Konawe, Rabu (17/6). Sebelumnya pada 11 juni 2020 masa aksi yang tergabung dalam KML sudah berunjuk rasa hingga menyegel tiga kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Konawe. Mereka menuntut perbaikan jembatan penyeberangan di Desa Wowa Latoma Kecamatan Latoma. Dalam aksinya masyarakat Latoma kembali menuntut kejelasan kepada pemerintah daerah mengenai kapan realisasi pembangunan jembatan penghubung antara wilayah mereka menuju ibu kota kabupaten (Kota Unaaha) yang ambruk pada 2019 lalu akibat banjir bandang. Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara (GTS), dan didampingi Sekda Konawe Ferdinad Sapan yang menerima langsung masa aksi mengungkapkan bahwa jembatan tersebut baru akan direalisasi pada Januari 2021 mendatang. "Pembangunan jembatan darurat di Desa Wawolasolo Kecamatan Latoma akan kita realisasikan akhir Juni. Kalau jembatan betonnya itu nanti di Januari 2020, karena semua harus melalui proses perencanaan," ungkapnya. "Kalau mau ditenderkan itu akan butuh waktu, jadi pemerintah daerah melakukan langkah -langkah yang disebut swakelola Padat Karya. Dengan seperti itu akan melibatkan seluruh komponen masyarakat kita," tambahnya. Sementara itu, Irfan selaku Koordinator Lapangan mengaku siap mengawal komitmen dari Pemda Konawe untuk pembangunan jembatan darurat di Kecamatan Latoma pada akhir bulan Juni 2020. "Alhamdulillah setelah mendengar tanggapan Pemda Konawe bahwa akhir bulan juni ini akan segera mereka membangun jembatan darurat. Jika sampai akhir bulan Juni belum ada aktivitas dari Pemda, maka saya sebagai kordinator lapangan tidak segan-segan menurunkan masa untuk menunduduki gedung kantor Bupati Konawe," ungkapnya. Dikatakan, gerakan mereka ini sudah ada komitmen yang jelas dari Pemda sehingga jangan lagi Pemda mau mencoba membungkam perbaikan jembatan penghubung di Kecamatan Latoma. (cr2/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Terpopuler

X