Ir H Amrullah MT
LANGARA - Pandemi virus corona disease atau Covid-19 benar-benar berdampak sistemik. Hingga keuangan Negara pun jadi lesu, akibatnya dana transfer ke daerah seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) ditangguhkan oleh Pemerintah Pusat.
Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) misalnya, telah merencanakan pembangunan tiga jembatan tahun ini. Namun pembangunan itu akan tertunda, karena pembiayaannya bersumber dari DAK.
Bupati Konkep Ir H Amrullah MT kemarin Rabu (6/5/2020) mengatakan, perencanaan pembangunan fisik di bidang cipta karya banyak yang tertunda. Itu akibat dari penarikan DAK oleh Pemerintah Pusat, salah satunya adalah jembatan penghubung antar desa maupun antar Kecamatan.
"Jembatan sungai Lampakea sebelah perkantoran ke arah Lampeapi di Kecamatan Wawonii Barat. Jembatan Sungai Noko Kecamatan Wawonii Timur Laut, dan Jembatan Sungai Wuabe Kecamatan Wawonii Timur, tiga jembatan ini sumber pembiayaannya dari Dana Alokasi Khusus, dan untuk sementara akan tertunda pembangunannya karena anggaranya ditarik ke pusat," jelasnya.
Meski demikian sambungnya pembangunan jembatan itu tetap menjadi prioritas, entah nanti menggunakan Dana Alokasi Khsusus (DAK) maupun Dana Alokasi Umum (DAU) di tahun 2021.
"Setelah nanti berakhir Covid-19 ini meskipun pembangunannya tertunda tetap jadi skala prioritas. Karena akan otomatis masuk dalam "Krisna" dalam daftar. Kemungkinan didahulukan, tapi untuk tahun ini saya yakin tidak akan direalisasikan," katanya.
Selaku Pemerintah Konkep, Ir H Amrullah MT menyampaikan permohonan maafnya karena pernah menyampaikan bahwa tiga titik jembatan itu akan dibangun tahun ini, tapi karena kendala wabah virus Corona ini makanya jembatan itu tidak terlaksana pembangunannya.
"Karena kondisi Negara membutuhkan anggaran dialokasikan ke penanganan Covid-19. Maka kesehatan dan keselamatan seluruh masyarakat Indonesia jauh lebih penting, mau tidak mau kita semua harus ikhlas, untuk itu saya minta maaf," pintanya.
Tapi menyinggungg soal infrastruktur jalan sambungnya, itu menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten. Ia memastikan jalan lingkar Pulau Wawonii tak ada yang terputus.
"Saya sudah instruksikan kepada Dinas PU 2x24 jam harus siap ketika ada kerusakan infrastruktur jalan kita," tandanya. (r2/b/aji)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Redaksi
Terkini
Senin, 24 Agustus 2026 | 12:04 WIB
Senin, 17 Agustus 2026 | 22:32 WIB
Jumat, 31 Juli 2026 | 18:26 WIB
Kamis, 30 Juli 2026 | 22:09 WIB
Senin, 20 Juli 2026 | 20:49 WIB
Selasa, 14 Juli 2026 | 15:47 WIB
Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:27 WIB
Rabu, 8 Juli 2026 | 14:12 WIB
Senin, 6 Juli 2026 | 12:17 WIB
Minggu, 5 Juli 2026 | 22:30 WIB
Selasa, 30 Juni 2026 | 18:35 WIB
Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:10 WIB
Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB
Selasa, 23 Juni 2026 | 19:16 WIB
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:52 WIB
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:44 WIB
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:40 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:04 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 18:39 WIB
Selasa, 9 Juni 2026 | 14:42 WIB