LANGARA - Meski sudah empat tahun mekar menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB), namun Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) sampai saat ini belum memiliki Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Kondisi itu yang kadang mempengaruhi kelangkaan BBM di daerah tersebut.
Keadaan demikian menjadi perhatian serius anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konkep. Oleh karenanya Wakil Ketua I, Abdul Rahman SE bersama Ketua DPRD Konkep, Musdar SSos, mencoba bermohon izin pertamina di daerah yang dikenal dengan kelapa itu.
Kunjungan mereka pekan lalu di Jakarta, tiadalain hanya bertemu dengan pimpinan Pertamina, agar di Pulau Wawonii secepatnya dapat dibangun SPBU.
Wakil Ketua I DPRD Konkep, Abdul Rahman mengatakan, saat ini. Pihak Pertamina sudah menerima usulan tersebut tinggal menunggu realisasinya.
"Kita tinggal menungu izin pembangunan Pertaminanya saja keluar. Sekitar bulan ini, diperkirakan surat izin itu keluar," terang Abdul Rahman saat dihubungi kemarin. Tanpa menjelaskan siapa yang membangun SPBU di Konkep itu.
Lanjut kata dia, diusulkannya pembangunan Pertamina tersebut untuk menjawab kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bumi Kelapa.
"Kelangkahan BBM, salah satu aspirasi masyarakat. Sebagai tanggung jawab kami (DPRD), untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Wawonii. Allhamdulillah usulan yang kami ajukan di Pertamina, semua sudah disetujuai. Tinggal menungu surat izin pembangunan Pertaminanya saja," singkatnya. (cr1/b/ian)